Desa Kalola Langganan Banjir, Masyarakat Butuh Solusi Pemerintah

PASANGKAYU, FMS - Baru sepekan, Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu usai digenangi banjir. Selasa malam lalu, air kembali membanjiri desa itu dengan ketinggian 70 hingga 80 cm. Banjir, akibat guyuran hujan deras dan luapan air dari Sungai Kalola.

Banjir tidak hanya merendam pemukiman warga, namun juga merendam jalan desa dan jalur trans Sulawesi, membuat kendaraan yang hendak melaluinya mesti ekstra hati-hati. Desa Kalola selama ini memang dikenal menjadi langganan banjir setiap musim penghujan tiba.

Rahmadi warga setempat menginginkan, bencana akibat fenomena alam yang rutin terjadi didesanya itu mesti segera mendapat penyelesaian dari pemerintah setempat. Ia khawatir jika tidak segera ditangani akan menjadi ancaman serius bagi warga setempat. Apalagi, air banjir telah merusak sumber akivitas dan perekonomian masyarakat.

" Saya pribadi sangat mengharapkan perhatian pemkab Matra, agar desa kami bisa mendapatkan solusi, buat pananganan luapan air sungai kalola apabila sudah musim hujan datang" harap Rahmadi, Rabu (21/9/16).

Menanggapi hal ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Matra, Ardillah mengatakan, banjir yang sering melanda Desa Kalola dan sekitarnya  karena terjadi pendangkalan Sungai Kalola, sehingga tidak mampu lagi menampung debit air.

" Kami sudah pernah mengajak masyarakat untuk duduk bersama, untuk membahas bencana yang selalu mereka alami, namun kami tak mendapat respon positif dari mereka" tutur Ardillah

Kata dia, pihaknya telah memiliki rencana untuk memperdalam kembali sungai itu dengan cara mengeruk dasar sungai, namun nampaknya rencana itu juga tidak mendapat respon positif dari masyarakat setempat.

" Coba tuangkan air kedalam gelas, karena gelasnya kecil namun air yang mau dituangkan masih banyak, pasti air tersebut tumpah karena kekurangan tempat, nah seperti itulah kira-kira kondisi Sungai Kalola sekarang," ujar Ardilla mencontohkan.(Nur/Ardi)

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item