Menanti 02 Mamasa, Legislator PKB dan Golkar Siap Letakkan Jabatan

MAMASA, FMS - Hasil konsultasi Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mamasa beberapa waktu lalu ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait mekanisme pengisian kekosongan jabatan Wakil Bupati (Wati) Mamasa yang diusulkan partai Golkar dan PKB sudah tidak ada masalah.

Syarat bagi anggota dewan yang diusulkan harus mengundurkan diri telah direspon kedua partai, termasuk PKB sebagai salah satu partai yang memiliki hak mengusung calon Wati.

Politisi muda PKB, Muhammad Sapri Malik menungungkapkan, partainya siap mengikuti apapun hasil konsultasi Pansus ke Kemendagri. 

"Surat Keputusan dari DPP PKB terkait kader yang diusung mengisi kekosongan jabatan Wati akan tetap dilanjutkan dan kader tersebut siap untuk mengundurkan diri," ungkap Sapri, saat ditemui di Sekretariatnya, Sabtu (24/9/16).

Pengunduran diri calon yang diusung partainnya lanjutnya, akan segera disampaikan ke Pansus. Tetapi hingga kini, mereka belum menerima tembusan dari Pansus menyangkut perubahan Tata Tertib Pemilihan Wati.

"Pasti akan ada perubahan Tatib sesuai hasil konsultasi dari Kemendagri dan tentu akan diparipurnakan lagi. Jadwal pemilihan yang telah dibagikan Pansus akan dirubah karena target pemilihan hari, Senin tanggal 26 September 2016 itu diperkirakan akan dijadwal ulang,"  ungkap Mantan Aktivis PMII ini.

Sebelumnya, DPP PKB telah mengusulkan Marthinus Tiranda yang tak lain Wakil Ketua I DPRD Mamasa, sekaligus Ketua DPC PKB. Sedangkan Golkar menjagokan Bonggalangi dan juga telah siap melepas jabatannya sebagai anggota dewan.(Kedi)

BERITA LAINNYA

MAMASA 6081486608674106153

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item