Kapolda Sulbar Berantas Angka Putus Sekolah di Mateng


MATENG, FMS - Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) mencanangkan gerakan kembali bersekolah (GKB). Program tersebut bertujuan mengurangi angka putus sekolah yang saat ini banyak menyebar di daerah otonomi baru ini.

Wakil bupati H Amin Jasa mengatakan, tingginya angka putus sekolah di Mateng dilandasi beragam alasan. Olehnya wabup mengapresiasi kehadiran Polda dan Dinas Pendidikan Sulbar mengatasi tingginya angka anak putus sekolah. Mengingat masalah serius tersebut sudah menjadi tanggungjawab pemerintah daerah dan pusat.

Amin berharap, sinergitas yang telah dibangun dapat mempercepat pemberantasan angka putus sekolah. Sekaitan hal itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mateng diimbau agar melakukan validasi data agar jumlah anak putus sekolah lebih akurat. Dengan demikian tidak ada lagi anak putus sekolah yang tersisa. "Sejatinya lebih baik mencegah daripada mengembalikan anak ke sekolah, maka itu Disdik diminta merancang program untuk mencegah anak putus sekolah," jelas Amin.  

Peluncuran program GKB tahap ke III yang dihelat di Pendopo rujab bupati, Sabtu (8/10/2016), sangat di apresiasi Amin. Kegiatan tersebut disambut gembira karena seiring visi misi daerah otonomi baru itu dalam meningkatkan mutu pendidikan. Ia berharap kolaborasi tiga dimensi itu dapat meningkatkan kualitas pendidikan di kabupaten terbungsu provinsi ke 33. "Tanpa pendidikan mustahil daerah akan maju, makanya Pemkab sangat mendukung program ini demi perkembangan dan kemajuan pembangunan Mateng," tandasnya.

Peluncuran GKB dihadiri Kapolda Sulbar Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto, Kapolres Mamuju AKBP Sonny Mahar Budi Adytiawan, Bhayangkari, jajaran Diknas Sulbar dan orang tua siswa. (jamal/riz)

BERITA LAINNYA

MATENG 4980389352795219208

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item