Buah Kelapa Renggut Nyawa Siswa SMP

Laporan :
JAMAL TANNIEWA - Mateng

Tragedi kecelakaan lalulintas yang merenggut nyawa seorang remaja asal Dusun Bulurembu Desa Babana Kecamatan Budong Budong, Mateng, meninggalkan duka pahit bagi Daeng Ayu dan Musu. Suami istri beranak tujuh itu terlihat masih syok mengantarkan putra keempatnya, Muh Safir ke pemakaman, Sabtu (3/12/2016). 

Musibah yang meregang nyawa siswa kelas tiga SMP itu membuat segenab keluarga sangat terpukul. Mengapa tidak, Muh Safir tewas diperjalanan saat kembali dari Masjid Polohu menunaikan salat Jumat. Korban terjatuh dari motor bersama adiknya Bella (11) yang masih duduk di kelas V SD. 

Menurut kakak korban Erni, sepulang dari masjid kedua adiknya sempat mampir di rumah neneknya mengambil satu buah kelapa. Sekira tiga puluh meter meninggalkan rumah nenek, mereka mendadak terjatuh. Kakak beradik itu terpental ke aspal hingga tak sadarkan diri. Belakangan diketahui ternyata kelapa yang sedang dijinjing Bella diatas boncengan motor terselip di velg belakang. Buah kelapa itu mengunci roda belakang motor yang sedang melaju sehingga motor tidak terkendali dan menghempaskan muatannya ke jalan. "Kayak direm mati itu motor jadi Safir dengan Bella langsung terlempar ke aspal," cerita Erni pada acara pemakaman Safir.     

Kendati korban langsung dilarikan ke RSUD Mateng, namun upaya keluarga tidak dapat menyelamatkan nyawa Muh Safir. Anak yang dikenal sangat rajin itu mengalami cidera dibagian kepala. Luka parah yang diderita korban diduga menjadi penyebab kematian. Remaja polos yang juga dikenal sangat patuh pada orangtuanya, kini tinggal kenangan. Beruntung nyawa adiknya Bella masih dapat tertolong, kini murid kelas lima SD itu sedang menjalani perawatan medis. (*)

BERITA LAINNYA

MATENG 6057984711796856399

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item