Angin Kencang Picu Meroketnya Harga Ikan di Polewali

Polewali Mandar, fokusmetrosulbar.com - Cuaca buruk yang melanda wilayah Sulawesi Barat berupa angin kencang beberapa hari terakhir, ternyata berimbas pada naiknya harga ikan. Hal demikian diungkapkan sejumlah pedagang ikan di Pasar Tinambung, Kecamatan Tinambung, Polewali Mandar.

Hal itu disebabkan, sejumlah nelayan lokal yang biasanya menjadi pemasok utama kebutuhan ikan bagi masyarakat Kecamatan Tinambung dan sekitarnya, sulit untuk melaut.

Bahira, seorang penjual ikan di pasar Tinambung ketika ditemui wartawan fokusmetrosulbar.com mengatakan, ikan seperti jenis tongkol berukuran sedang yang biasanya dijual dengan harga Rp. 10.000 per empat ekor, kini naik hampir duakali lipat dari sebelumnya, Rp. 20.000 per lima ekor.

Berdasarkan informasi yang ia dengar dikalangan pedagang, kata Bahira, pasokan ikan dari Kabupaten tetangga seperti Majene dan Mamuju juga minim dan mengalami kenaikan harga.

"Masalahnya sama, sulit menangkap ikan lebih jauh karena terlalu besar ombak, dek," ujar Bahria, Rabu (8/2).

Senada diungkapkan Sitti, pedagang lainnya. Namun, dengan melonjaknya harga ikan justru membuat minat beli konsumen semakin sedikit. Kata dia, para konsumen lebih memilih beralih sementara waktu ke jenis lauk pauk lainnya seperti telur dan sayuran.

"Sebagian pembeli bilang, nanti stabil harga baru beli lagi ikan," ucapnya.

Sementara para nelayan lokal asal Desa Tangnga-tangnga saat ditanya mengenai hasil tangkapannya beberapa hari terakhir, mereka mengungkapkan bahwa area yang biasanya ditempati menangkap ikan, kini ikannya jarang.

"Memang kalau musim seperti ini ikan jarang," ungkap Rindu, salah seorang nelayan.
(tfk).

BERITA LAINNYA

POLMAN 3174904812286839289

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item