Di Ulumanda, Bupati Fahmi Serukan Program Pemerintah Selaras dengan MP3

Majene, fokusmetrosulbar.com-- Masalah kemiskinan dan peningkatan kualitas SDM mencajadi salah satu isu penting dalam perencanaan pembangunan daerah di Kabupaten Majene. Selain itu, pemerataan pembangunan infrastruktur hingga reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan adalah prioritas. Hal tersebut terungkap dalam Musawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan di kecamatan Ulumanda desa Kabiraan, Senin (20/2) pekan ini.

Bupati Majene Fahmi Massiara yang membuka Musrenbang tingkat kecamatan mengatakan, dirinya berharap agar seluruh pihak baik camat hingga kepala OPD, agar konsisten mengikuti dan mengawal pelaksanaan Musrenbang tahun 2018 ini. Fahmi mengharapkan program prioritas selalu terkait dengan visi misi bupati dan akselerasi pembangunan mengacu pada tagline Majene Professional, Produktif dan Proaktif. “Program-program yang menjadi prioritas harus dikawal dengan baik dan kita harus konsisten, kalau perlu pimpinan OPD tidak usah terlalu banyak yang keluar daerah sampai kegiatan ini betul betul rampung,” kata Fahmi.

Sementara itu, Kepala Bappeda Adlina Basharoe dalam pemaparannya mengatakan, meski Majene telah meraih predikat WTP namun hasil itu masih belum maksimal atau rendah. Adlina menuturkan Majene masih berada diangka rendah yakni di kisaran 40-an atau predikat C. “Majene pada tahun sebelumnya telah meraih predikat WTP namun angkanya masih rendah di kisaran 40-an dan itu predikatnya C,” jelas Adlina di hadapan seluruh peserta Musrenbang kecamatan. Karena itu Kepala Bappeda ini mengharapkan, satakeholder Pemda terus berbenah demi peningkatan profesionalisme kerja untuk peningkatan pembangunan di daerah ini.

Terkait masalah kemiskinan, berdasarkan data statistik, angka kemiskinan Majene mencapai 15,05% yang berarti masih berada di bawah angka kemiskinan Prov. Sulbar 12,05% dan juga di bawah angka kemiskinan nasional dengan rata-rata 11,22%. Untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) secara garis besar hal tersebut diukur dari segi pendidikan, kesehatan dan standar hidup masyarakatnya melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dari data terakhir IPM  Kabupaten Majene  mencapai 64,40 atau berada di atas IPM Prov. Sulbar yakni 62,96.  Meski demikian angka tersebut  masih di bawah IPM Nasional yakni 69,55. Hal ini menunjukkan bahwa secara regional kualitas SDM Kab. Majene berada di atas rata-rata namun masih perlu dioptimalkan untuk bersaing di level nasional.

Turut hadir pada Musrenbang kali ini, Wakil Bupati Majene Lukman, Ketua DPRD Darmansyah, Wakil Ketua DPRD Majene Hasbina, Sekertaris Daerah Kab Majene Syamsiar Muchtar, Para Staf Ahli, Asisten, Pimpinan OPD, Para Camat, Lurah dan Kades Se Kecamatan Ulumanda.

Rencananya Musrenbang kecamatan akan berakhir pada februari, dilanjutkan Forum SKPD Penyusunan Renja Kab/ Kota pada Maret, Musrenbang Kab./ Kota (Maret), Penetapan RKPD (Mei), Pembahasan & Kesepakatan KUA antara KDH dan DPRD (juni), Pembahasan & Kesepakatan PPAS antara KDH-DPRD (juni), Penyusunan RKA-SKPD & RAPBD (Juli-Sept), Pembahasan & Persetujuan Rancangan APBD dgn DPRD (Okt-Nov), Evaluasi Rancangan Perda APBD  (Des), Penetapan Perda APBD (Des), Penyusunan DPA SKPD (Des) dan Pelaksanaan APBD Januari Tahun Berikutnya. (hms/har)

BERITA LAINNYA

MAJENE 6164010740947451177

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item