Soal Money Politik di Aralle, SDK: Itu Bukan Tim Kami

Foto SDK (sumber: akun facebook Suhardi Duka)
Mamuju, fokusmetrosulbar.com- Calon Gubernur Sulbar, Suhardi Duka angkat bicara soal penangkapan anggota KPPS di Aralle baru-baru ini. Pasalnya, SDK mengaku namanya telah dicatut pada persoalan money politic itu. Karena itu, SDK dengan tegas mengatakan, pelaku pengedar uang ke masyarakat Aralle tersebut bukan bagian dari tim suksesnya. Ia menegaskan, tidak mengenal Harianto maupun Arif, oknum anggota KPPS Aralle tersebut.

"Saya tidak mengenal yang bersangkutan dia juga bukan tim kami," kata Suhardi kepada fokusmetrosulbar.com via pesan singkat Watshap, Senin (13/2) pagi.

Untuk diketahui, sebelumnya Polisi telah merilis hasil pemeriksaan pelaku tindak pidana money politik Aralle, (selengkapnya baca Ini Hasil Pemeriksaan Polisi Terhadap Pelaku Money Politic di Aralle). Menurut pengakuan pelaku, dirinya adalah simpatisan Paslon nomor 1 Suhardi Duka-Kalma Katta.

Saat dimintai tanggapan, SDK lantang menyebut tidak tahu menahu siapa pelaku praktek jual beli suara di bumi Kondosapata tersebut. Bahkan, mantan bupati Mamuju dua periode ini pun menegaskan tidak pernah punya niat apalagi mempraktekkan money politic.

"Kami tidak ada niat untuk money politik, kami hanya membayar honor kepada saksi kami 2 oang setiap TPS. Jadi kejadian di Mamasa Aralle kami tidak terkait," tegas Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar ini. (har)

BERITA LAINNYA

MAMUJU 5851048607298601651

Komentar Anda

emo-but-icon

item