Tembang Terakhir Si Cantik, dan Penegasan Janji Sang Doktor Tutup Masa Kampanye

Polewali Mandar, fokusmetrosulbar.com - Demi menarik simpati warga, ketiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Sulbar bersaing menghadirkan artis-artis ternama. Sebelumnya, di tempat yang sama cagub/cawagub nomor urut 2 Salim-Hasan menghadirkan Sang Raja Dangdut Rhoma Irama, kali ini Sabtu, (11/2) giliran paslon nomor 1 Suhardi Duka-Kalma Katta kembali undang penyanyi dangdut paling populer Dewi Persik. Alhasil, suara merdu Si cantik DP sukses menyulap lapangan Gaspol Polewali jadi lautan manusia.

Tampaknya, kehadiran artis dalam kampanye memang sangat berpengaruh, mendatangkan massa. Pada kampanye akbar paslon nomor urut 2 lalu, jumlah simpatisan tampak membludak. Pun dengan kehadiran Dewi Persik ini. Setelah sebelumnya DP tampil menghibur massa SDK-Kalma di Mateng, kali ini DP kembali didatangkan tim SDK-Kalma di Polewali di kampanye terakhir paslon andalan Partai Demokrat, Hanura dan PKS ini. Temabang-tembang manis Si Cantik berdarah Jatim ini pun jadi penyemangat sosialisasi program Suhardi Duka-Kalma Katta.

Dihadapan ribuan simpatisan, paslon, SDK yang tampil sebagai figur central kembali menyampaikan banyak hal, salah satunya masalah pendidikan. Kata Suhardi, jika terpilih akan memberikan seragam gratis bagi seluruh siswa .

"Kalau SDK-Kalma gubernur dan wakil gubernur, ibu ibu tidak perlu lagi membelikan seragam sekolah, kami yang akan membelikan seragam, kami akan membagikan secara gratis kepada SMA, SMK dan Aliyah," Kata Suhardi Duka, mempertegas kembali janjinya yang disambut gemuruh tepuk tangan dan teriakan ribuan simpatisan yang hadir.

Seperti hal yang disampaikan setiap kampanye, mantan bupati Mamuju dua periode ini juga mengaku akan menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa kedokteran dan mahasiswa perguruan tinggi sebesar Rp.20.000.000 pertahun dan mahasiswa jurusan non eksakta sebesar Rp. 15.000.000. Selain itu, SDK juga berjanji akan memberikan BPJS gratis demi memberikan layanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat Sulbar.

Pada kesempatan ini, SDK menyampaikan bahwa sebagai pemimpin itu tidak patut mengintimidasi  rakyat. "Kalau seorang pemimpin menakut nakuti rakyatnya itu disebut "kawao" (hantu, red). Pemerintah itu tidak harus ditakuti tapi ia didukung untuk bekerjasama dengan seluruh masyarakatnya," ujar Ketua DPD Demokrat Sulbar ini.

Kampaye akbar SDK-Kalma turut dihadiri Bupati Majene Fahmi Massiara, Ketua DPRD Provinsi Sulbar Andi Mappangara, Mantan Wakil Bupati Polman Najamuddin Ibrahim serta turut hadir sejumlah pimpinan dan kader dari partai pengusung.

Dipenghujung orasinya Sang Doktor Suhardi Duka mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi pemilih cerdas dan menentukan pilihannya dengan hati nurani pada 15 Februari 2017 mendatang. Ia mempertegas bahwa janji-janji kampanyenya akan diwujudkan sepenuh hati bila mendapat amanah rakyat Sulbar. (mjr/har).

BERITA LAINNYA

POLMAN 134725932341900152

Komentar Anda

emo-but-icon

item