Bupati Optimis Revolusi Hijau Sejahterakan Petani

Bupati H. Fahmi Massiara (depan) diikuti Wakil Bupati Lukman saat menghadiri acara panen padi di Tubo Poang belum lama ini (foto: dok/FMS)
Majene, fokusmetrosulbar.com- Bupati Majene H. Fahmi Massiara optimis Gerakan Revolusi Hijau yang tengah digalang Pemda Majene, sukses membawa kesejahteraan bagi petani. Hal tersebut dikatakan Fahmi, Minggu (2/4) saat menghadiri acara panen cabai dan tomat di lingkungan Galung Kecamatan Malunda.

Berbicara di hadapan sejumlah petani dan stakeholder terkait, mantan camat Banggae Timur ini mengatakan, Gerakan Revolusi Hijau adalah program pemerintah Majene yang saat lebih menonjol.

"Revolusi Hijau ini telah menunjukan hasil yang baik," terang Fahmi Massiara.

Dikatakan, melalui misi Majene Profesional, Produktif dan Proaktif (MP3), Pemda telah mencanamkan tiga agenda revolusi, yakni revolusi biru di sektor kelautan, revolusi hijau di sektor pertanian dan perkebunan, serta revolusi pariwisata. Khusus untuk sektor pertanian dan perkebunan, Bupati Fahmi melihat, adanya keberhasilan yang mulai memberikan nilai tambah untuk kesejahteraan masyarakat. "Karena itu kita akan terus mensupport melalui kebijakan, agar peningkatan nilai tambah di bidang pertanian ini makin tinggi sekaligus ikut mensejahterakan petani," terangnya.

Turut hadir di panen cabai dan tomat kali ini, Kepada Dinas Pertanian dan Peternakan Majene Iskandar Muri. Di kesempatan itu, Iskandar memberikan gambaran, bahwa peluang kesejahteraan petani cabai cukup menjanjikan. Dia mengatakan, dalam satu hektar hasil kebun cabai, diperoleh setidaknya 20 ribu pohon. Dari jumlah itu cabai bisa dihasilkan sekitar 18 sampai 20 ton.

"Satu pohon cabai bisa menghasilkan satu setengah kilo gram, dengan harga jual di pasaran mencapai Rp.15 Ribu per kilo," sebut Iskansar.

Menurutnya, dengan hasil ini, maka perputaran uang untuk hasil produksi cabai di Majene bisa mencapai Rp. 500 Juta. "Jadi memang sangat menjanjikan," katanya.

Acara panen cabai dan tomat yang pertama untuk kecamatan Malunda ini, juga dihadiri Camat Malunda, Ahmad. Selain itu hadir para anggota Kelompok Tani (Poktan) serta warga setempat.

Dua hektar kebun cabai dan tomat telah dipanen, sedangkan lima hektar lainnya mulai dibuka untuk pengembangan tanaman holtikultura ini. (hms/har)

BERITA LAINNYA

MAJENE 4012420239521947108

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item