Lakalantas dan Kriminalitas Meningkat, KNPI Mateng Desak Pembentukan Polres

Ketua KNPI Mateng, Asrim Arif
Mamuju Tengah, fokusmetrosulbar.com -- Kabupaten Mamuju Tengah yang disahkan dalam sidang paripurna DPR RI pada Jumat 14 Desember 2012, kini memasuki tahun ke V.

Sejak itu, masyarakat luar daerah pun berdatangan dari segala penjuru. Sebagian beralasan cari kerja, namun kebanyakan memilih tinggal. Kondisi tersebut otomatis menambah laju pertumbuhan penduduk.

Kabupaten termuda di Sulbar itu, didiami beragam suku dan karakter. Kondisi demikian tentu berpengaruh pada aspek ekonomi, sosial dan budaya. Tak heran jika di Bumi Lalla Tassisara miliki beragam budaya daerah. Pertumbuhan ekonomi pun melaju seiring perkembangan penduduk.   Disisi lain, angka kecelakaan lalulintas (Laka Lantas), kriminalitas dan kenakalan remaja cenderung meningkat.

Olehnya ketua KNPI Mateng Asrim Arif angkat bicara. Tokoh pemuda Mateng itu menyatakan, di media massa marak diberitakan peristiwa Lakalantas. Bahkan angkanya cukup tinggi. Selai itu tindak kejahatan pencurian mulai meresahkan warga. "Tentu saja ini tak boleh didiamkan, sehingga pihak berwenang dituntut segera melakukan langkah antisipasi," desaknya.  

Saat pembentukan DOB populasi penduduk berjumlah 105.495 jiwa. Angka itu terus membengkak setiap tahun. "Arus pertambahan penduduk tentu kita rasakan bersama, sekalipun usia Mateng baru 4 tahun tapi perkembangan populasi meningkat drastis," jelasnya.

Yang patut dipikirkan adalah mendorong percepatan pembentukan Polres Mateng. Peningkatan pelayanan di bidang keamanan harusnya jadi perhatian Polda Sulbar. Mateng sebagai wilayah kabupaten, sudah sepantasnya ditempatkan Polres. Pengamanan di lima kecamatan saat ini, menurut Asrim, sangat tidak berimbang.  

"Sebagai tokoh pemuda kami mendesak Polda untuk segera membentuk Polres Mateng. Selain pelayanan warga juga butuh peningkatan pengamanan," tutup Asrim. (jml/riz)

BERITA LAINNYA

MATENG 8222126119149634824

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item