Waduh, Pasar Batulappa' Mamasa Ternyata Tak Mengantongi Izin

Yahyadin Karim (foto: Kedi/fms)
Mamasa, fokusmetrosulbar.com- Keberadaan pasar tentu diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan transaksi ekonomi demi kesejahteraan bersama. Namun, jika sebuah pasar dibangun tanpa analisa market dan dampak lingkungan yang baik justru akan menuai polemik.

Seperti halnya pasar Batulappa' di Mamasa. Meski sudah beroperasi sekitar tiga minggu terakhir ini, namun ternyata belum mengantongi izin dari pemerintah dan pihak-pihak terkait.

Kepala Dinas Koperasi UMKM, Perinduatrian dan Perdagangan Mamasa, Yahyadin Karim saat ditemui di rung kerjanya mengatakan, tidak pernah menerima laporan ataupun kordinasi dari pengelolah Pasar Batulappa'. Justru, saat ini pihaknya tengah berkonsentrasi melakukan relokasi pedagang yang ada di pasar lama agar dapat berpindah ke pasar Barra'barra. "Sekarang semua syarat yang diminta pedagang agar mau pindah sudah kita penuhi. Jalan, listrik, dan air sudah diupayakan, sekarang apa lagi alasan pedagang," katanya.

Ia menuturkan belum kelar persoalan relokasi pasar lama ke pasar Barra'barra' itu, kini muncul lagi masalah baru dengan dioperasikannya pasar Batulappa' oleh pihak swasta. Ironinya karena pasar itu beroperasi tanpa terlebih dahulu berkordinasi dengan pemerintah. "Harusnya, sebelum pasar itu dioperasikan paling tidak dikoordinasikan dulu ke kami sebagai leading sector urusan pasar," tuturnya, Selasa (11/4) dengaan nada kesal.

Ia mengaku hingga saat ini pihaknya secara resmi belum mengetahui adanya pasar tersebut. Kata dia, pemerintah belum pernah tahu bahwa pasar itu ada dan telah beroperasi.

Dengan dibangunnya lagi pasar swasta tersebut, sejumlah pihak khawatir hal itu akan semakin mematikan pasar Barra'barra' yang dibangun pemerintah menggunakan uang rakyat. (klp/har)

BERITA LAINNYA

MAMASA 9168421088663352108

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item