2 Rumah Terseret Banjir Bandang, 16 Jiwa Mengungsi Tengah Malam

Warga mengungsi usai rumah mereka dilanda banjir (Foto: Jamal Tanniewa/Fms)
Mateng, fokusmetrosulbar.com -- Dua unit rumah yang terseret banjir bandang di Dusun Tabolang Desa Tabolang Kecamatan Topoyo, Mateng, Sulbar, meninggalkan duka bagi keluarga Manatang (55) dan Sattung (60).

Berita terkait: Banjir Bandang dan Longsor Melanda Mateng, Dua Rumah Dikabarkan Hanyut

Mengapa tidak, rumah panggung milik Manatang berukuran 5X12 meter hanyut beserta isinya. Selama ini rumah nahas itu dihuni 4 jiwa. Begitupun rumah milik Sattung yang dihuni 3 jiwa tak lagi berbekas. Hunian semi permanen berukuran 6X13 itu ambruk tersapu arus deras.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPD Mateng Syawaluddin menyebut, selain hanyut dua unit rumah terendam banjir. 16 jiwa dari 4 kepala keluarga telah mengungsi ke tempat aman. "Rumah yang terendam milik Syamsuddin (50) dan Tahang (45). Dirumah Syamsuddin ada 6 jiwa sedangkan Tahang 3 jiwa," jelas Syawaluddin saat dikonfirmasi pukul 1.00 wita, Sabtu (8/7).

Air sungai Salurea mulai meluap ke pemukiman warga sekira pukul 17.00 wita. Rumah dua warga hanyut sekira pukul 21.00 wita. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Berita terkait: Longsor Topoyo, Tiga Mobil Terjebak

Menurut Kepala Desa Tabolang Rustam, ketinggian air mencapai 80 centimeter. Akibat banjir bantaran sungai yang selama ini dijadikan pemukiman terkikis abrasi. Bahkan rumah Syamsuddin kini terancam roboh. Sebagian pondasinya sudah tergantung.

Rustam berharap, Pemkab Mateng dan Pemprov Sulbar sekiranya membantu meringankan beban korban. 16 jiwa dari 4 KK saat ini sangat membutuhkan bantuan. (jml/riz)

BERITA LAINNYA

MATENG 8829798767272765859

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item