Kasek SMA Negeri 1 Pasangkayu Tepis Pembayaran PPDB

Bukti pembayaran di koperasi SMA Negeri 1 Pasangkayu (Foto: insert/FMS)
Mamuju Utara, fokusmetrosulbar.com-- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Negeri 1 Pasangkayu dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, besaran biaya seragam yang dibayar warga terbilang cukup tinggi.

Salah satu warga yang tak ingin namanya dimediakan mengaku, dirinya mengetahui pembayaran tersebut untuk baju batik, seragam olahraga, topi, dasi dan atribut lainnya. "Semuanya berjumlah lima ratus ribu rupiah," katanya.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pasangkayu, Arman, yang dikonfirmasi menepis tudingan itu. Ia menegaskan tidak ada pungutan yang terjadi pada proses pendaftaran seperti yang diamanahkan oleh kebijakan pemerintah pusat.

Dikatakan Arman, saat proses pendaftaran ulang siswa baru, mereka hanya datang melapor dan memperlihatkan kartu tes.

"Kebijakan kami memang tiap tahun harus ada pakaian seragam yakni batik dan olahraga, tetapi kami sudah menegaskan bahwa pada saat pendaftaran ulang tidak ada proses pembayaran, seharusnya tidak ada pembayaran yang dilakukan oleh orang tua," tegasnya, Jumat (7/7).

Dirinya mengaskan tidak ada pembayararn saat proses PPDB, namun saat calon siswa tersebut dinyatakan lulus maka ada kewajiban bagi siswa yakni berpakaian seragam.

"Pengelolaan untuk tahun ini terkait seragam batik dan olahraga itu murni dikelola koperasi sekolah," ucapnya.

Kasek tidak membantah jika ada pembayaran di koperasi, tapi hal itu kata dia, tidak berhubungan dengan pelaksanaan PPDB.

Diketahui, jumlah siswa yang mendaftar 400 orang dan yang lulus menjadi siswa SMA Negeri 1 Pasangkayu yakni 360 orang termasuk jalur prestasi. (ind/har)

BERITA LAINNYA

PASANGKAYU 4155889156777725930

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item