Maksimalkan Pajak Retribusi, Dishubkominfo Berbenah

Mitthar (kiri), Kadis Dishubkominfo Majene (Foto: Taufik/ Fms)
MAJENE, FOKUSMETROSULBAR.COM--Salah satu sektor yang memberikan sumbangsih dalam Penghasilan Asli Daerah (PAD) adalah retribusi. Parkiran dan retribusi terminal, misalnya. Namun belakangan, sumber PAD yang dikelola Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Majene dinilai terjadi kebocoran.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Majene Adi Ahsan, saat rapat Pembahasan KUA PPAS 2018 Majene di gedung DPRD Jumat (8/9) lalu. Ia menyebut bahwa jumlah sumbangsih Dishubkominfo di sektor parkiran tidak rasional.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Dishubkominfo Majene, Mithar Taala Ali mengatakan, akan membenahi sektor yang diduga terjadi kebocoran itu. Sebagai Kepala Dinas yang baru menjabat, ia berjanji akan memperbaiki kinerja anggotanya melalui pelayanan dan pengamanan.

"Kami akan memperbaiki pelayanan yakni membantu memperlancar arus lalu lintas di lokasi padat kendaraan. Seperti cafe depan kantor Kecamatan Banggae, disitu kan sering macet. Dan berbagai tempat lainnya," ungkap Mithar melalui telepon selulernya, Rabu (8/11).

Menurutnya, untuk mendapatkan hasil retribusi maksimal penting untuk memperbaiki pelayanan terlebih dulu. Karena dengan demikian, ia meyakini akan lebih mudah menarik retribusi.

"Penuhi dulu pelayanan, baru kita menuntut hak. Kan ketika pelayanan dan pengamanan bagus, hasil pajak retribusi akan mengiringinya," ujarnya.

Mithar menuturkan, dengan sisa waktu yang hanya tinggal satu bulan lebih meraup pajak retribusi untuk PAD 2017, akan dimanfaatkan dengan memperbaiki pola kerja anggotanya menyongsong tahun 2018 yang lebih baik. Ia optimis dengan cara tersebut di tahun 2018, PAD Majene di bidang retribusi akan tercapai.

"Jika selama ini 20 juta target perbulan misalnya. Tahun 2018 kami yakin itu akan tercapai dan bahkan bisa saja lebih," cetusnya.  (tfk/har)

BERITA LAINNYA

MAJENE 2010651397701377016

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item