Kapolda: RS Bhayangkara Sulbar Layani Masyarakat Umum


Mamuju, FMS - Munculnya isu soal RS Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso Sulawesi Barat (Sulbar) hanya melayani khusus anggota Kepolisian, ditampik oleh Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar.

"Tidak benar, RS Bhayangkara hanya melayani pasien khusus Kepolisian. RS Bhayangkara diperuntuhkan untuk semua kalangan, termasuk masyarakat umum, baik yang memilki BPJS tanggungan pemerintah," sebutnya saat menggelar coffee morning di warkop Dirlantas Polda Sulbar, jalan Ahmad Kirang, Mamuju, Selasa (27/11/2018).

Baharuddin mengatakan, pengembangan pelayananan RS Bhayangkara terus dipacu, mengingat kebutuhan masyarakat akan kesehatan medis terus meningkat.

"Di RS Bhayangkara telah siapkan dokter yang berpengalaman di bidangnya masing-masing," tuturnya.

Ia menjelaskan, RS Bhayangkara yang baru diresmikan enam bulan lalu, sudah melayani sebanyak 10.000 jiwa pasien lebih.

"Setelah beroperasi pada 2 Mei 2018, RS Bhayangkara telah melayani sebanyak 10.000 pasien lebih, yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan medis," kata Kapolda Sulbar.

Di RS Bhayangkara telah disediakan apotek kimia farma, ruang pelayanan kesehatan, ruang rekam medis.

Menurut dia, RS Bhayangkara telah melayani berbagai tes kesehatan seperti tes kesehatan calon anggota KPU dan Bawaslu serta tes kesehatan penerimaan STPDN.

"RS Bhayangkara terbilang lengkap dari segi peralatan, dan bahkan ada peralatan yang dimiliki RS Bhayangkara belum dimiliki rumah sakit lainnya di Kabupaten Mamuju, sehingga bisa digunakan berbagai macam tes kesehatan," katanya.

Ia mengatakan, keprihatinan atas pelayanan kesehatan di Sulbar diharapkan dapat teratasi dengan kehadiran dan pelayanan RS Bhayangkara yang lebih memadai serta berkualitas.

(usman)

BERITA LAINNYA

MAMUJU 7104091466074307520

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item