Polsek Karossa Panggil Para Kepala Desa, Ada Apa Ya?


Mateng, FMS - Seluruh Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Karossa berkumpul di aula Polsek Karossa. Dari 10 Kades yang dipanggil, satu tidak hadir dan sisanya memenuhi panggilan Polsek Karossa, walaupun ada tiga kades yang diwakili.

Pemanggilan tersebut bukan karena mereka memiliki persoalan. Mereka memenuhi panggilan untuk melaksanakan rapat koordinasi bersama jajaran Polsek Karossa.

Kapolsek Karossa, Iptu Mukhtar Mahdi menjelaskan, pemanggilan para kades se-Kecamatan Karossa sebagai langkah rapat koordinasi.

Tujuannya, kata Iptu Mukhtar, untuk menjalin komunikasi yang baik dengan para kades beserta seluruh perangkatnya.

Selain itu, lanjut Iptu Mukhtar, juga membahas tentang Harkamtibmas yang akan diselenggarakan di wilayah desa masing-masing.

Ia mengatakan, dalam pelaksanaan Harkamtibmas agar para kades dapat menjaga keamanan dan ketertiban serta saling berkoordinasi dengan Babhinkamtibas yang berada di desa masing-masing.

"Kita juga mengimbau, agar pada kades dapat mengaktifkan kembali pos ronda (siskamling), guna menjaga keamanan kampung khususnya pada malam hari," ucap Iptu Mukhtar. Rabu (21/11/2018).

Ia juga mengingatkan tentang perkembangan paham radikalisme.

"Bila ada hal-hal yang dicurigai, segera melapor ke kami (Polsek Karossa)," pungkasnya.

Lebih jauh ia menyampaikan, untuk tidak mudah menyebarkan berita hoax yang dapat meresahkan masyarakat.

"Sebentar lagi kita akan menghadapi Pilpres dan Pileg. Hindari menyebarkan berita hoax," tuturnya.

Ia juga mengingatkan agar para kades tidak bermain-main dengan anggaran dana desa.

"Saya juga meminta kepada semua kades untuk tidak bermain-main dengan anggaran desa. Pergunakan sesuai peruntuhkannya. Pastikan pelayanan dan hak masyarakat terlayani. Hindari hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri dan keluarga dan pastikan pembangunan dapat merata," imbuhnya.

Mukhtar mengatakan, di era sekarang ini, kewajiban para kepala desa adalah memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga. Hindari sikap arogansi jabatan.

"Pemimpin itu tugasnya melayani, bukan untuk dilayani," terang Mukhtar.

Ia juga menyampaikan, agar para pemuda di desa tidak terjerumus narkoba, libatkan mereka dalam kegiatan-kegiatan kepemudaan.


"Pemuda adalah generasi pelanjut. Berkembangnya suatu desa, didalamnya ada peran dari pemuda yang peduli akan kemajuan desanya. Olehnya itu, libatkan para pemuda dalam setiap kegiatan positif. Pemuda adalah pemikir bangsa," kuncinya.

(usman)

BERITA LAINNYA

MATENG 280904632418196265

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item