Kapolda Sulbar: Pilihlah Pemimpin Sesuai Hati Nurani


Mamuju, FMS - Sebagai narasumber di acara rapat koordinasi pelaksanaan pengawasan tahapan Pemilu tahun 2019, yang digelar oleh Bawaslu, dengan tema "Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu", Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar menyampaikan beberapa hal terkait pengawasan Pemilu dalam segi prospektif hukum.

Ia mengatakan, terkait rana hukum Pemilu, ada beberapa pasal, seperti pasal 93 yang menjelaskan, tugas Bawaslu diantaranya, melakukan pencegahan dan penindakan terhadap pelanggaran pemilu dan sengketa proses pemilu.

Kemudian, kata Kapolda, mengawasi persiapan penyelenggaraan pemilu, yang terdiri atas perencanaan dan penetapan jadwal tahapan pemilu, dalam hal ini, Bawaslu mengawasi sampai dengan tahap penetapan hasil Pemilu, perencanaan pengadaan logistik oleh KPU dan sosialisasi penyelenggaraan pemilu.

Selanjutnya, ia menyebut tugas Bawaslu   telah diatur dalam pasal per pasal, baik Bawaslu pada tingkat provinsi dan Kabupaten/kota, yakni pada pasal 97 dan 101.

Ia juga menyinggung peran dari Sentra Gakkumdu berdasarkan nomor 38 pasal 1 UU RI nomor 7 tahun 2017, sebagai pusat aktivitas penegakan hukum tindak pidana Pemilu yang terdiri atas unsur Bawaslu, Bawaslu Provinsi, dan/atau Bawaslu Kabupaten/kota, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kepolisian Daerah, dan/atau Kepolsian Resort, dan Kejaksaan Agung Republik Indoenesia, Kejaksaan Tinggi, dan/atau Kejaksaan Negeri.

Selain itu, ia juga menjelaskan, ada beberapa kasus pemilu yang sedang ditangani dan dalam proses di Polda Sulbar terkait pejabat negara yang melakukan tindakan yang dapat menyudutkan/menepikan calon peserta pemilu, kampanye diluar jadwal, menggunakan ijazah palsu.

"Namun dalam perjalanannya, ketiga kasus tersebut setelah dilakukan lidik tidak memenuhi unsur pelanggaran hukum," jelas Kapolda. Jumat (7/11/2018).

Masih Kapolda, untuk kasus kepala desa berkasnya telah di P 21 kan dan telah dilimpahkan ke Kejaksaan.

Kapolda juga berpesan untuk mewujudkan pemilu yang aman, damai dan sejuk.

"Pilihan boleh beda, namun tujuan untuk daerah yang aman dan sejahterah harus satu," ujarnya.

Untuk itu jangan mudah terprovokasi dan cepat percaya dengan berita hoax, pilihlah pemimpin sesuai hati nurani.

"Percayalah pemimpin yang baik itu, tergantung dari siapa yang dipimpimpinnya. Olehnya lakukan perubahan mulai dari diri sendiri." pesan Kapolda.

Rakor yang dilaksanakan di Hotel d’Maleo ini dihadiri dari berbagai pihak seperti pemerintah provinsi dan kabupaten, KPU, TNI/Polri, partai pengusung, tokoh masyarakat, agama, pemuda, dan tamu undangan lainnya.

(usman)

BERITA LAINNYA

MAMUJU 747374268266843424

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item