Silaturahmi ke Transmigrasi, Sekprov Tekankan Eksistensi


Mamuju, FMS - Hari pertama melakukan aktivitas kantor di tahun 2019, Selasa, (2/1/2019), Sekprov Sulbar, Muhammad Idris melalukan silaturrahmi ke Kantor  Dinas Tenaga Kerja dan Dinas  Transmigrasi Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam kunjungannya itu, disambut Kepala Dinas Tebaga Kerja, Maddaresku dan Kepala Dinas Transmigrasi, Herdin Ismail dan para ASN pada kedua kantor  tersebut.

Pada silaturrahim tersebut, Sekprov Muhammad Idris menyampaikan terima kasih kepada semua ASN karena sudah menjaga semangat kerja dan menjaga tempat kerja.

"Untuk fokus apa yang harus dihasilkan oleh satu organisasi, berbicara eksistensi sebuah organisasi selalu mengarah pada apa yang diproduksi oleh dinas itu. Jadi saya memohon eksistensinya dulu, kita tidak bisa berbicara banyak jika kita tidak menguasai informasi, dinas itu menjadi unit yang merencanakan sesuatu karena informasinya melimpah, kalau ada urusan yang tidak melimpah data dan informasinya, mohon maaf ini ada cacat dari awal pekerjaan tersebut," tandas Idris.

Untuk itu, sebagai seorang Sekda, ia lebih berfokus kepada manajemen internalnya dan yang terpenting adalah semangatnya.

"Bagaimana kita enjoy pada tempat kerja itu, banyak juga saya melihat orang yang tidak enjoy pada jabatannya dan lebih memikirkan jabatan orang lain, jangan ada dinding informasi pada setiap bidang bidang. Untuk itu, saya  berharap  kepada kawan kawan dan pimpinan organisasi untuk betul betul melihat tatanan ketenagakerjaan ini menjadi pekerjaan yang dikelola dengan baik sekaligus bisa memberi opportunitas ke provinsi untuk bisa lebih maju," sambung mantan Deputi LAN bidang diklat tersebut.

Sekprov juga mengatakan, di Sulbar menghadirkan orang luar untuk masuk ke daerah Sulbar karena memang itu merupakan program nasional. Hanya saja, berbicara mengenai hak asasi ,  jangan sampai mereka datang di Sulbar menjadi orang- orang yang mengutuk Sulbar, karena mereka tidak diperlakukan.

Pada kesempatan tersebut, Sekprov juga menitip kepada sekretaris dinas untuk bisa membantu kepala dinas terhadap tiga hal. Pertama, kepada semua staf untuk kukuh, semangat dan integritas. Yang kedua yang ditekankan adalah kedisiplinan, dimana merupakan kunci segala kesuksesan, dan yang ketiga adalah etos kerja.

"Tanggung jawab harus ada, orientasi hasil dan bagaimana cara membangun internal relation, dan etos kebersihan," tandasnya.

(usman)

BERITA LAINNYA

MAMUJU 8240247718088571785

Komentar Anda

emo-but-icon

item