Gubernur ABM Sebut Kunjungan ke Dubai Untuk Promosi Wisata

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar memberikan keterangan mengenai kunjungannya ke Dubai (foto, Kominfo Sulbar)

Mamuju, FMS - Guberur Sulbar, Ali Baal Masdar (ABM) bersama beberapa pimpinan OPD melakukan kunjungan kerja ke Dubai, Uni Emirat Arab 15-19 Februari lalu.

Terkait hasil kunjungannya, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar melakukan konferensi pers dengan sejumlah wartawan media cetak dan elektronik di ruang pertemuan lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 26 Februari 2018.

"Terkait kunjungan kerja ke Dubai, merupakan hasil dari salah satu pertemuan kita di Jakarta melalui  perusahaan ARJ Holding, yaitu Pengusaha gas dunia, kita difasilitasi ke Dubai untuk mensosialisasikan sumber daya alam kita," sebut mantan Bupati Polman dua priode itu.

Ia juga menyampaikan, kunjungan tersebut didahului dengan pertemuan antara Pemprov Sulbar dengan  pihak ARJ Holding  LLC, tepatnya pada tanggal 18 November 2018 di ruang pertemuan Hotel kampenski di Jakarta.

Pertemuan tersebut dalam rangka penjajakan peluang investasi yang dapat dikembangkan di Provinsi Sulawesi Barat melalui pola kerja sama.

Adapun tindak lanjut pertemuan tersebut yaitu pihak ARJ Holding LLC mengundang Pemprov Sulbar ke Dubai U.E.A untuk berkunjung sekaligus bertemu dengan jajaran direksi ARJ Holding LLC dan mitra perusahaannya yang berlangsung pada 15 hingga 19 Februari 2019 di Dubai Uni Emirat Arab.

Foto Kominfo Sulbar

Masih ABM, secara pribadi kesiapan pemerintah daerah melakukan kunjungan masih sangat minim, namun berkat dukungan dan dorongan berbagai pihak terkait, maka Sulbar turut andil dalam pameran SDA bergengsi tersebut.

Selain itu masih kata Ali Baal, kunjungannya bukan bersifat santai dan mencari hiburan belaka, namun bersifat mempromosikan potensi sumber daya alam Sulbar agar para investor dapat join dengan pemerintah daerah terkait pengolahan alam agar dapat bermanfaat bagi Daerah dan masyarakat kedepan.

"Disana kita menemui beberapa pengusaha, ada yang dari perusahaan peternakan dari Brazil, perusahaan nomor satu daging dunia dari Amerika dan perusahaan miyak dari Uni Soviet. Tidak ada waktu buay jalan-jalan, sebenarnya mau sekali jalan jalan,  tidak sempat," sebut ABM.

Kepala Biro Tata Pemerintahan Sulbar, Abd. Wahab HS yang juga ikut mendampingi kunjungan kerja ke Dubai melaporkan, hasil capaian kunjungan kerja ke Dubai berdasarkan kerja sama seluruh stakeholder terkait, diantaranya telah dilakukan  pendataganan LOI dengan pihak ARJ yang membahas secara detail terkait hak dan kewajiban sesuai kewenangan yang dimiliki Gubernur atau Provinsi Sulbar.

Terkait permasalahan kewenangan, maka Pemprov Sulbar akan didampingi dalam rangka berkoordinasi dengan kementerian terkait dan akan dilakukan MOU kesepakatan secara mendetail, agar potensi yang sudah ditandatangi seperti pendidikan yang berkualitas setara dengaan kelas dunia, peningkatan SDM, peningkatan pengolahan perikanan merupakan potensi-potensi yang sangat dibutuhkan demi membangun Sulawesi Barat yang lebih maju kedepan.

(wati)

BERITA LAINNYA

MAMUJU 5702774729769482454

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item