Dendam, Dorong Sakir Tega Bunuh Keluarganya dengan Parang


Polman, FMS - Sakir alis Kirang (46), warga Dusun Lemo Tua, Desa Kaluajang Kecamatan Binuang Kabupaten Polman, tega menghabisi nyawa tetangganya sendiri, Marzuki Nadir (30) dengan parang, Jumat (1/3/2019). Kabarnya perbuatan ini didasari oleh dendam.

"Memang benar ada penganiayaan hingga tewas, oleh Sakir kepada korban
Marzuki Nadir," terang Kasat Reskrim Polres Polman AKP Syaiful Isnaini, saat dikonfirmasi, Jumat (1/3/2019).

Menurut Syaiful, penganiayaan itu terjadi pada saat korban tengah memasang tenda persiapan reses salah seorang anggota DPRD kabupaten Polman, H Abu Bakar Kadir di Lapangan Sepak Bola Dusun Lemo Tua, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang Kebupaten Polman

"Berselang beberapa menit, pelaku datang dan langsung menganiaya korban dengan benda tajam (parang) dan mengenai punggung, tangan dan leher korban," jelas Syaiful.

Setelah melakukan penganiayan itu, pelaku kemuduan menyerahkan diri ke Polsek Polewali.

Sementara itu, dari keterangan warga setempat, penganiayaan itu diduga didasar karena faktor dendam.

Bahkan kekesalan Sakir kepada Marzuki telah dipendamnya sejak lama. Hingga akhirnya, Jumat (28/2/2019), sekitar pukul 11.00 Wita, melampiaskan dendam itu.

"Jadi pelaku tidak terima. Katanya dendam selama sejak lama," ungkap warga.

Warga menceritakan, antara pelaku dan korban masih ada hubungan keluarga, keduanya pernah terlibat permasalahan.

Berdasarkan keterangan warga, dendam pelaku terhadap korban karena anak pelaku berinisial SA, di awal tahun 2017 pernah tertangkap tangan oleh warga saat mencuri rambutan. Warga kemudian mengikat SA dan diarak keliling kampung. Salah seorang pengarak adalah korban yang juga sekaligus penangkap anak pelaku.

Tak terima anaknya diperlakukan demikian, pelaku kemudian mendatangi warga dan mengeluarkan ancaman, bahwa siapa-siapa saja yang ikut mengikat anaknya akan tanggung semua resikonya.

Dari kejadian itu, pelaku sering keluar masuk ke Dusun Lemo Tua dengan membawa parang.

Lantaran seringnya masuk ke dusun itu,   pelaku pernah ditangkapi oleh aparat melalui kepala dusun bersama Bhabinkamtibmas Bripka Aslimin dan Babinsa Serda Andis melakukan upaya mediasi di Polsek Binuang yang dihadiri oleh pelaku dan korban bersama beberapa warga.

Dari informasi yang dihimpun, keluarga korban tak terima atas kejadian itu dan diduga bakal melakukan aksi balas dendam.

(Ahmad)

BERITA LAINNYA

POLMAN 3029676955827440937

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item