Turnamen Dandim Cup I Upaya Memupuk Sportifitas


Kejuaran Sepak Bola Dandim Cup U35

Mamuju, FMS - Sepak bola adalah olahraga paling digemari oleh berbagai kalangan di hampir seluruh pelosok dunia, ia dimainkan oleh berbagai jenis usia baik tua maupun muda.

Hal sama terlihat pada Rabu (06/03), dilapangan Merdeka Mamuju. Beberapa pemain senior antusias mengikuti turnamen Dandim Cup I Tahun 2019 U 35

Pertandingan pertama Papalang All Star berhadapan dengan Landi FC, terlihat beberapa pemain senior ikut bermain pada turnamen kali ini.

Iswadi merupakan mantan pemain yang ikut memperkuat sejumlah club ternama di Indonesia seperti PSM Makassar, mengenakan kostum berwarna merah dengan nomor punggung 3 sekaligus menjadi kapten Papalang All Star.

Sementara pada Landi FC, Dedi dengan nomor punggung 7 kenakan kostum berwarna putih, juga masih terlihat semangat mengintari lapangan hijau dalam melakukan pemanasan.

Pluit pertama dibunyikan oleh Anwar yang memimpin jalannya pertandingan kali ini, dibantu dengan asisten wasit Asnal  dan Rusdi.

Kedua keseblasan saling memperlihatkan manuver serta skil dari beberapa pemain legend yang juga ikut meramaikan di sore tadi.

Setelah beberapa lama, Ismail dengan nomor punggung 11 pemain Papalang All Star ini mencoba mengawali golnya kegawang Landi FC , sehingga mengubah kedudukan menjadi 1 - 0 .

Permainan makin seru, hingga turun minum Landi FC masih mampu mempertahankan kedudukan skor pada saat itu.

Terlihat jelas nafas sejumlah pemain senior  ini tersengal, namun seolah tak menjadi penghalang untuk tetap memperlihatkan energi mereka memainkan sikulit bundar seperti sediakala.

Babak kedua sudah dimulai, permainan masih terus berlanjut dan sesekali menciptakan ketegangan penonton di lapangan merdeka sore tadi. Betapa tidak beberapa peluang untuk menciptakan gol dari kedua keseblasan ini harus terbuang sia - sia, entah pengaruhnya adalah fisik ataukah memang mereka sudah tak muda lagi.

Berselang lama kemudian, lewat kaki Ahmadi pemain Papalang All Star dengan nomor punggung 7 kembali menambah keunggulan menjadi 2 - 0.

Landi FC terlihat mengubah strategi untuk menghadapi gempuran anak - anak Papalang, namun seolah itu tak membuahkan hasil kembali gawang Nurdin harus kebobolan melalui kaki Ashar Ortega yang juga masih terlihat energik serta lihai mempertontonkan skilnya .

Keseblasan Landi FC yang dikomandoi Dedi ini semakin terdesak dengan serangan sejumlah pemain Papalang, namun hal itu tak mengurungkan semangat mereka memperkecil kekalahan disisah waktu.

Tak sia - sia, usaha pemain Landi FC kini membuahkan hasil lewat kaki Ruslan untuk mengubah skor menjadi 3 - 1.  Belum juga ada serangan lanjutan, Anwar sudah meniup pluit panjang petanda permainan babak kedua sudah berakhir.

Papalang All Star mampu mengungguli Landi FC dengan skor 3 - 1, namun dilapangan hijau itu terlihat uluran tangan sesama pemain saling berpelukan sebagai petanda bahwa sportifitas dan rasa kekeluargaan itu penting dalam turnamen kali ini .

(Adi)





BERITA LAINNYA

MAMUJU 7324042533928156715

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item