10 Lingkungan Ikuti Lomba Gerakan Mamuju Mapaccing


Bupati Mamuju H. Habsi Wahid

Mamuju, FMS - Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju bekerja sama dengan Harian Fajar dan Radar Sulbar menggelar lomba Gerakan Mamuju Mapaccing tingkat lingkungan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid, Senin (5/8/2019).

Ada 10 lingkungan yang ada di kota Mamuju akan beradu dalam lomba tersebut.

Direktur Radar Sulbar Mustafa Kufung mengatakan, terdapat beberapa indikator dalam penilaian lomba Mamuju Mapaccing, diantaranya lingkungan bersih dari sampah, kegiatan penghijauan seperti penanaman pohon, adanya pos kamling dan posyandu. Kemudian buku administrasi data warga yang datang, pindah, lahir dan meninggal.

"Selain itu, kelompok PKK yang aktif dan terorganisir juga menjadi indikator lomba," ucapnya.

Mustafa menjelaskan, Pos Kamling juga menjadi indikator, sebab tidak ada gunanya bersih kalau warga tidak merasa aman.

"Lalu keaktifan PKK, misalnya bagaimana PKK mengelola sampah daur ulang, itu juga menjadi penilaian," tambahnya.

Kata Mustafa, kegiatan tersebut baru pertama kali dilakukan di Mamuju. "Kita berharap dapat berkelanjutan karena konsepnya memang dilakukan secara bertahap seperti penanaman pohon hasilnya tidak kelihatan kalau hanya satu kali," kata Mustafa.

Sementara, Bupati Mamuju H. Habsi Wahid berharap berharap masyarakat dapat benar-benar terlibat dalam membuat Mamuju menjadi daerah yang bersih.

Menurutnya, kegiatan lomba tersebut dapat menjadi rangsangan kepada RT, RW dan lingkungan sebagai penggerak langsung dilapangan.

"Konsep Mamuju Mapaccing memang kita ingin melibatkan seluruh komponen masyarakat. Di tahun pertama gerakan Mamuju Mapaccing kita mulai dari jajaran pemerintah dengan turun langsung ke jalan setiap hari jumat, dengan adanya lomba ini, saatnya masyarakat juga terlibat dalam membuat Mamuju bersih, sejuk dan indah," ucap Habsi.

Menurutnya, merubah mindset masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan tidak semudah membalikkan telapak tangan, tapi dengan berbagai inovasi yang dilakukan untuk membuat Mamuju bersih dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

"Dengan adanya kegiatan ini dan selanjutnya akan diterapkan, saya optimis mudah-mudahan Mamuju bisa meraih Adipura di tahun 2020," harap Habsi.

Adapun 10 lingkungan yang ikut dalam lomba Mamuju Mapaccing berasal dari empat kelurahan di Kecamatan Mamuju yakni kelurahan Binanga, Karema, Rimuku dan Mamunyu serta satu kelurahan di Kecamatan Simboro yakni Kelurahan Simboro.

Ada Dldewan juri dari lomba ini terdiri dari unsur pemerintah dan independen seperti, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan serta Badan Intelejen Daerah Sulbar dan Radar Sulbar.

(Wati)

BERITA LAINNYA

MAMUJU 4494894692571459256

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item