Distanak Polman Temukan Hewan Kurban Berpenyakit

Polewali, fokusmetrosulbar.com--Jelang hari raya Idul Adha, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Polewali Mandar mulai turun melakukan pemeriksaan hewan kurban, Senin (28/8). Dari hasil pemeriksaan, ditemukan satu ekor hewan kurban yang mengandung penyakit cacingan.

Di peternakan milik Marzuki di Dusun Lemo Tua, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, petugas medis dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Polman memeriksa satu persatu hewan kurban. Mulai dari kesehatan mata, telinga, gigi dan kaki.

Dalam kunjungannya, tim ini terdiri dari Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian Polman Basir Halim, Kepala Bidang Kaharuddin, drh. Husnaeni Bagenda, aparat  Kepolisian dari Mapolres Polman.

Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian Polman Basir Halim mengatakan, ini memang sangat dibutuhkan diharapkan adanya pemeriksaan semacam ini, untuk mencegah jangan sampai ada hewan kurban yang tidak layak sesuai syariat agama islam dan sesuai dengan kesehatan.

"Inilah khususnya kami bersama tim turun ke lapangan, untuk meyakinkan kepada masyarakat agar tidak ada keraguan untuk membeli hewan kurban ditenpat yang telah ditunjuk" kata Basir.

drh. Husnaeni Bagenda mengatakan, sebagai syarat untuk dijadikan hewan kurban adalah sehat fisiknya dan tidak ada cacat. Misalnya hewan tersebut kakinya harus berdiri tegak simetris, telinganya harus tegak, kedua tanduk harus utuh, matanya bening dan kriteria lainnya.

"Kita periksa semua kesehatannya seperti gigi, mata," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan, ada satu ekor sapi  tidak layak untuk di jual. Meskipun secara fisik tidak ada cacat, namun dari penampakan bulunya agak kurang halus, kemudian agak berdiri. Itu Mengindikasikan, sapi tersebut diduga mengandung penyakit yang berkaitan dengan pencernaan mungkin karena cacingan. Walaupun tidak berpindah ke manusia, tapi kami menyarankan ke pemilik untuk mengganti dan tidak menjualnya.

"Jika ada ditemukan yang tidak layak, kami meminta kepada pedagang dan peternak agar tidak menjualnya" tegas Basir.

Basir juga menghimbau kepada masyarakat, agar tetap jeli dalam memilih hewan kurban. Dan tetap memilih tempat penjualan hewan kurban yang telah dipercaya atau menghubungi Dinas Pertanian untuk diperiksa.

Menurut Basir, tempat penjualan hewan kurban di Polman, hampir semua tersebar di semua kecamatan. Basir menjamin, stok tahun ini akan mencukupi kebutuhan masyarakat. Selain tempat penjulan kurba milik Marzuki, tim akan meninjau tempat penjualan hewan kurban lainnya yang ada di wilayah lain.
(ant/har)

BERITA LAINNYA

POLMAN 5936717492805892309

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item