AKP Pandu: Ini loh Penyebab Antrean Panjang di SPBU Majene


Majene, FMS - Sejak beberapa hari terakhir, masyarakat Majene keluhkan kurangnya pasokan bahan bakar minyak (BBM) ke Stasiun Pompa BBM Umum (SPBU) sehingga menyebabkan antrean cukup panjang.

Bahkan, dari pantauan ada sejumlah kendaraan roda empat dan dua rela mengantre hingga dini hari demi mendapatkan BBM.

Dihadapan sejumlah awak media, Jum'at (7/12/2018) Kasat Reskrim Polres Majene AKP Pandu Arief Setiawan menyebut, antrean panjang di sejumlah SPBU dalam wilayah hukum Polres Majene disebabkan kurangnya pasokan dari depo Kalimantan.

"Seharusnya jatah untuk setiap SPBU di Majene sebanyak 16 ribu kilo liter perhari, tapi yang datang cuma 8 ribu kilo liter saja. Akibatnya, masyarakat harus menunggu pasokan berikutnya," terang AKP Pandu.

Selain pasokan dari depo Kalimantan yang menjadi persoalan, juga petugas SPBU cenderung tidak mengutamakan pengisian tangki kendaraan.

Kasat Reskrim Polres Majene AKP Pandu Arief Setiawan (kedua dari kiri) saat coffee morning dengan wartawan di salah satu cafee, Jum'at 7 Desember 2018 ( foto : ipunk)

"Makanya, dari Polres diambil langkah untuk melakukan pengamanan dan mengimbau kepada pengelola agar tidak mendahulukan jerigen," ungkap Pandu.

Hal lain yang menjadi soalan tersendiri yaitu pendistribusian BBM masuk ke Majene biasanya dilakukan pada pukul 10.00 Wita, kini bergeser ke pukul 01.00 Wita.

Lebih jauh kata dia, pihaknya tetap melakukan diskresi untuk kepentingan masyarakat lain atas pengisian jerigen kepada nelayan dan pengecer di pelosok.

"Kita juga harus memikirkan mereka. Bahkan ada masuarakat nelayan yang bertanya masak perahu kami harus ke SPBU?," ungkap Pandu.

Dia berharap dalam waktu dekat pasokan BBM dari depo Kalimantan dan hal-hal dapat segera teratasi, sehingga masyarakat tidak perlu lagi antre lama di SPBU.

(ipunk)

BERITA LAINNYA

MAJENE 3860451548755874694

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item