Kepala BKKBN Sulbar: Peran Media Sangat Penting

Foto berama, Krpala BKKBN Perwakilan Sulbar dan insan media

Mamuju, FMS - Peran media massa dalam mensukseskan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) diharapkan sebagai langkah strategis untuk membangkitkan motivasi masyarakat agar dapat perpartisipasi dalam mensukseskan program pembangunan keluarga.

Melalui peran media massa baik media cetak maupun elektronik, Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakikan Sulawesi Barat (Sulbar) optimis, masyarakat akan lebih mengetahui dan memahami program tersebut sehingga pencapaian target BKKBN Sulbar dapat terwujud.

Demikian yang diutarakan Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Sulbar, Andi Rita Mariani, saat menggelar konferensi pers Evaluasi Capaian Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dan Progres Kampung KB di kantornya, jalan Andi Pattana Endeng, Rangas, Kabupaten Mamuju, Kamis (20/12/2018).

Rita mengatakan, pihaknya akan terus merangkul media sebagai mitra yang paling efektif dalam memberi informasi kepada publik karena peran media massa dinilai sangat strategis dalam mempublikasikan dan mensukseskan program KKBPK keseluruh lapisan masyarakat.

Baca juga: BKKBN Sulbar Urai Capaian KKBPK Hingga November 2018

"Salah satu keberhasilan dari program KKBPK saat ini tidak lepas dari partisipasi dan dukungan masyarakat sebagai objek. Untuk itu media massa diharapkan dapat membantu mensukseskan kebijakan dan strategi program KKBPK tersebut," terangnya.

Dikatakanya, dalam upaya peningkatkan kepedulian masyarakat dalam mewujudkan pembangunan keluarga bahagia sejahtera yang meliputi pengaturan kelahiran, pendewasaan usia perkawinan, peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga tak terlepas dari peran stakeholder.

"Hal ini dilakukan karena media massa merupakan saluran penyampaian pesan yang dapat mencapai jumlah massa yang besar dan heterogen serta lebih cepat. Serta menghasilkan frekuensi publisitas yang cukup tinggi, karena dampaknya ke publik dapat mengetahui informasi dalam waktu yang singkat dan cakupan wilayah yang sangat luas," ujarnya.

Disisi lain, Rita Mariani juga menyingung tentang program Kampung KB di Sulbar yang harus gencar ditingkatkan mengingat program tersebut merupakan tindaklanjut dari pusat.

"Program tersebut merupakan atas tindaklanjut dan keinginan Presiden RI Joko Widodo, yang ingin melakukan pembangunan di Indonesia dari daerah pinggiran. Untuk itu pencanangan Kampung KB di Sulbar ditargetkan akan semakin ditingkatkan dan merata disetiap Kabupaten," katanya.

Apalagi lanjutnya program itu sesuai dengan amanah dari undang-undang nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, sebagai dasar pelaksanaan program Kependudukan dan KB.

"Program itu menekan kewenangan BKKBN, untuk tidak memfokuskan pada masalah pengendalian penduduk saja, tetapi juga masalah pembangunan KB," tuturnya.

(astuti)

BERITA LAINNYA

MAMUJU 2226856566016521239

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item