EDP Diharapkan Jadi Sarana Edukasi




Mamuju, FMS - Rapat Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) merupakan salah satu media dalam melakukan pengelolaan yang profesional terhadap penyiaran radio sebagai salah satu sarana dalam mengedukasi pendidikan  sehingga dapat berkontribusi baik kepada pembangunan daerah terkhusus bagi seluruh lapisan masyarakat.

Itu dikemukakan Sekprov Sulbar,  Muhammad Idris, saat menghadiri rapat EDP yang dilaksanakan oleh KPID Sulbar, yang berlangsung di lantai dua Kantor Gubernur Sulbar, Kamis, 27 Juni 2019.

"Forum ini  diharapkan mampu menjadi wadah yang dapat mengangkat dan mempromosikan potensi-potensi lokal disegala sektor sehingga berdampak terhadap penyebarluasan informasi dalam bidang penyiaran," kata Idris.

Masih kata Idris, lembaga penyiaran harus terus ditingkatkan agar senantiasa menjalankan fungsi secara ideal sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang Nomor 32/2002 tentang penyiaran dilaksanakan untuk memperkukuh integrasi nasional, terbinanya watak dan jati diri bangsa yang beriman dan bertaqwa dalam memajukan kesejahteraan umum dalam rangka membangun masyarakat yang mandiri, demokratis adil dan sejahtera serta menumbuhkan industri penyiaran Indonesia.

" Evaluasi dengar pendapat( EDP)  Radio Banua Mallaqbiq merupakan satu model dalam memberikan lisensi lembaga-lembaga penyiaran serta mendapat fitback dari publik yang senantiasa mendengar dan menikmati serta memberikan evaluasi demi terciptanya profesionalisme dari lembaga terkait,"sebutnya.

Disebutkan, untuk mewujudkan Good Governance ataupun Open Government, maka informasi dari badan publik harus tersedia bahkan dapat disampaikan melalui alat komunikasi yang tersedia sehingga seluruh masyarakat dapat mengetahui giat dan kerja pemerintah. Pemerataan informasi perlu didorong semaksimal mungkin demi mendulang perhatian masyarakat serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Sulawesi Barat.

"Saya berharap semoga rapat evaluasi dengar pendapat kali ini dapat memberikan rekomendasi khususnya kepada radio Banua malaqbiq sebagai media komunikasi massa milik pemerintah Provinsi Sulbar," kata mantan Kepala LAN Makassar itu.

(Wati)

BERITA LAINNYA

MAMUJU 1541809666665043379

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item