Ketua HMI Cabang Polman: Kesenjangan Sosial adalah Permasalahan Primer Bangsa

Para pembicara seminar kebangsaan HMI Cabang Polman (Foto: Anto/Fms)
Polewali Mandar, fokusmetrosulbar.com-- Maraknya aksi-aksi teroris dan isu radikalisme yang ingin memecah belah kesatuan bangsa dan keutuhan NKRI, membuat HMI Cabang Polman menggelar kegiatan dialog kebangsaan Ideologi vs NKRI dengan tema Eksistensi Pancasila di Tengah Derasnya Arus Globalisasi". Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Ratih Polewali, Senin (19/6) juga dirangkai dengan acara buka puasa bersama.

Acara ini dihadiri Anggota DPD MPR-RI dapil Sulbar, Asri Anas, Wakil Bupati Polman Drs. H. M Natsir Rahmat MM, Kapolres AKBP Hanny Andhyka Sarbini SIK. SH. MH, Dr. Mortaza A. Syafinuddin Hammada M. Si (Akademisi), Ketua KNPI Polman Lukmanul Hakim, ketua Umum HMI Cabang Polman Muh. Fadli M, Muhcsin Fatah (Moderator) serta sekitar 80 orang tamu undangan.

Wakil Bupati Polman Drs. H. M Natsir Rahmat dalam sambutannya mengatakan, negara Indonesia adalah negara yang besar, hal ini dapat kita lihat dari keaneragaman bangsa Indonesia yang terdiri dari bermacam-macam suku bangsa, agama, bahasa, kepercayaan dan adat istiadat, ini merupakan anugerah dari Allah yang maha kuasa yang patut kita syukuri.

Selaku pemerintah di Kabupaten Polewali Mandar sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, hal itu sebagai momentum untuk mendorong rasa kebangsaan, cinta tanah air dan sikap kejuangan di tengah kemajemukan.

"Inisiatif dari saudara-saudara untuk menyelenggarakan kegiatan ini merupakan wujud nyata sumbangsih yang patut mendapat penghargaan dari kami," terang Natsir.

Natsir menambahkan, dalam islam setiap muslim memiliki tanggung jawab untuk senantiasa menyemarakkan syiar Islam dengan cara yang simpatik dan damai. bukan dengan kekerasan, apalagi menebar kebencian dan permusuhan. Untuk itu, para generasi muda diharapkan mampu menjadi benteng dalam menjaga dan memelihara ketahanan daerah. Para pemuda harus menjadi pilar terdepan dalam menangkal segala bentuk kekerasan dan terorisme yang semuanya berpotensi mengakibatkan dis-integrasi bangsa.

Ketua komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lukmanul Hakim mengemukakan  bahwa, terjadinya krisis kebangsaan merupakan permasalahan primer bangsa yang harus segera dilakukan tindakan perbaikan terhadap situasi dan kondisi ideologi, politik, kesenjangan sosial, dan ekonomi bangsa melalui kegiatan masyarakat dalam rangka menumbuhkan komitmen bersama segenap warga bangsa, menetapkan pencapaian cita-cita nasional, memperkokoh rasa kebangsaan dan persatuan sebagai warga NKRI.

Sementara Kapolres Polman AKBP Hanny Andhyka Sarbini, menyampaikan pesan bahwa pancasila lahir dengan tidak serta merta, dimana pancasila dilahirkan melalui kajian sebelum dijadikan ideologi bangsa kita. Pancasila terdiri dari nilai-nilai dari bangsa yang bersuku-suku sehingga kemajemukan dan pluralitas bangsa Indonesia harus dikelola secara baik dan harus dipertahankan dengan cara memelihara, melindungi dan mengembangkan melalui pelaksanaan nilai-nilai kebangsaan baik di tingkat Nasional maupun di daerah.

Diakhir acara, Anggota DPD/MPR-RI Asri Anas memyampaikan sambutannya, bahwa ideologi adalah merupakan gagasan atau ide, sehingga ideoligi dan NKRI tidak usah diperdebatkan.

Konsep kebangsaan merupakan hal yang sangat mendasar bagi bangsa Indonesia. Dalam kenyataannya konsep kebangsaan itu telah dijadikan dasar negara dan ideologi nasional yang terumus di dalam pancasila sebagaimana terdapat dalam Alinea IV Pembukaan UUD 1945.

Wawasan kebangsaan Indonesia menolak segala diskriminasi suku, ras, asal-usul, keturunan, warna kulit, kedaerahan, golongan, agama dan kepercayaan kepada tuhan yang maha esa, kedudukan maupun status sosial.

"Konsep kebangsaan kita bertujuan membangun dan mengembangkan persatuan dan kesatuan"Tutup Asri,  anggota DPD/MPR RI Dapil Sulbar.

Usai kegiatan tersebut, acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dengan para tamu undangan. (ant/har)

BERITA LAINNYA

POLMAN 4210967486156042991

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item