Kesal, Seorang Pria Tikam Pemuda Ini Hingga Ia Kritis di RSUD Polewali

Korban penikaman kini dirawat di ruang ICU RSUD Polewali (Foto: Tim Liputan FMS)
Polewali, fokusmetrosulbar.com--Rifki (19), warga Pekkabata Kanang,  Kelurahan Amassangan, Kecamatan Binuang, Polman ini harus menjalani operasi setelah mendapat tikaman di bagian perut. Korban diketahui ditikam oleh Adam, seorang warga asal Dusun Silopo, Desa Silopo, Kecamatan Binuang. Polisi masih menyelidiki motif dari penikaman
tersebut.

Menurut keterangan Kepolisian Sektor Binuang, korban sempat menjalani perawatan di Puskesmas, namun karena kondisinya kritis, pihak Puskesmas merujuknya ke RSUD Polman.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Polman. Kondisi masih kritis dan belum sadar usai menjalani operasi.

Ibu korban Susilawati mengaku sedih atas musibah yang menimpa anaknya. Pihak keluarga masih cemas dengan kondisi kesehatan korban. Mereka berharap, polisi segera menangkap pelaku.

"Anak pertamaku pak, saya juga tidak tahu bagaiamana kejadiannya," tutur Susilawati sedih.

Aparat kepolisian dari Mapolsek Binuang kini telah mengantongi dan mengetahui identitas pelaku. Polisi masih terus memburu pelaku penikaman untuk mengetahui motif penikaman.

Hanya selang beberapa jam usai melakukan penikaman, pelaku Adam (19) pun merahkan diri. Warga Dusun Silopo, Desa Mirring,  Kecamatan Binuang, Polman ini menyerahkan diri ke aparat kepolisian Sektor Binuang.

Menurut pengakuan Adam, ia nekat menikam korban karena kesal lantaran korban mengunci pintu rumahnya.

"Saya mau masuk rumah, tapi dikuncikan pintu, makanya saya jengkel," akunya di hadapan penyidik.

Peristiwa ini terjadi Kamis (31/8), sekitar pukul 01:00 Wita ini berawal saat korban Rifki bersama rekannya Safar berada di rumah pelaku yang terletak di Dusun Silopo, Desa Silopo, Kecamatan Binuang. Korban datang berpasangan dengan kekasihnya dan seorang rekan Safar yang juga membawa kekasihnya. Safar sendiri adalah rekan pelaku, sementara pelaku dan korban tidak saling mengenal.

Saat pelaku berada di teras rumah dan berselang beberapa jam kemudian pelaku ingin masuk kedalam rumahnya untuk beristirahat, namun korban Rifki mengunci pintu dari dalam  sehingga pelaku beberapa kali mengetuk pintu.

Pelaku mulai kesal terhadap perbuatan korban yang mengunci pintu dari dalam. Saat pintu dibuka oleh korban, pelaku  langsung menikam korban tepat dibagian perut sebanyak satu kali yang mengakibatkan luka terbuka dan usus koban keluar.

Setelah melakukan penikaman pelaku langsung melarikan diri, sementara korban dilarikan ke Puskesmas Binuang untuk mendapatkan pertolongan. Namun karena kondisinya kritis, korban kemudian dirujuk ke RSUD Polewali.

Kapolsek Binuang Iptu Ramli menuturkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi yakni kekasih korban yang turut bersama korban saat kejadian.

"Kami masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui motifnya apa," beber Ramli.

Sementara pelaku, kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Binuang. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah badik yang digunakan pelaku melakukan penikaman. Usia menjalani pemeriksaan, pelaku kemudian dimasukkan kedalam ruang sel tahanan Mapolsek Binuang. (ant/har)

BERITA LAINNYA

POLMAN 4467995500564639449

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item