Arkam Azikin: Tangkap Penyebar Hoax Surat Suara Tercoblos


Mamuju, FMS - Informasi terkait adanya kontainer yang datang dari China berisi surat suara Pilpres 2019 yang sudah dicoblos. Kabar itu pun kemudian mencuat melalui pesan-pesan di media sosial, baik di facebook, whatsapp dan lainnya.

Menanggapi hal itu, Pengamat Politik dan Kebangsaan Universitas Muhammadiyah Makassar, Arkam Azikin meminta pihak Kepolisian segera menangkap pelaku penyebar hoax kertas suara yang sudah tercoblos.

"Segera pihak Kepolisian menangkap penyebar informasi yang tidak benar tentang tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos dan penyebar itu menulis di WAG bahwa adanya anggota dari TNI yang telah menyita surat suara tersebut," terang Arkam.

Arkam mengatakan, sebaiknya orang-orang ini segera dipanggil, dimintai keterangannya, apa motif mereka yang sudah membuat sebaran informasi yang tidak benar.

Ia menegaskan, siapapun yang bertindak mengganggu proses damainya pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019 agar segera ditindak.

"Kita harapkan kepolisian bertindak cepat dan tegas demi kedamaian proses politik 2019," pinta Arkam.

Arkam juga meminta, aparat harus segera mencari dan menangkap pembuat informasi lewat rekaman suara yang menginformasikan tentang tujuh kontainer surat suara telah tercoblos untuk segera diproses hukum.

"Aparat harus bertindak cepat, segera tangkap pelaku pembuat informasi hoax lewat rekaman. Kalau ini dibiarkan bisa gaduh negara kita," kunci Arkam.

Sebelumnya, adanya informasi terkait tujuh kontainer yang datang dari China berisi surat suara yang sudah dicoblos, ditanggapi KPU.

Bahwa, pada tanggal 2 Januari 2019 pukul 16.30 WIB, di Ruang Kasintel P2 Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai (KPU BC) Tanjung Priok Jakarta Utara, dilaksanakan koordinasi dengan Bapak Tatang (Kasintel P2) KPU BC Tanjung Priok terkait info adanya kontainer yang datang dari China berisi surat suara yang sudah dicoblos.

Adapun Informasi yang disampaikan Tatang (Kasintel P2 Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai KPU BC Tanjung Priok Jakarta Utara :

1. Telah dilakukan pengecekan/pemeriksaan terhadap semua dokumen/Bill of Lading (BL) yang memuat 7 kontainer melalui data on line. Terdapat 1.300 dokumen/BL yang berisi 7 kontainer, tidak ditemukan kontainer yang bermuatan surat suara.

2. Pihak BC juga telah mensortir dengan cara memeriksa semua dokumen yang berisi 7 kontainer dan berasal dari China. Namun tidak ditemukan kontainer yang bermuatan surat suara yang dimaksud. Petugas lapangan dari BC masih melakukan menyelidiki akan kebenaran info yang beredar melalui medsos terkait masuknya 7 kontainer yang bermuatan surat suara tersebut.

Informasi lain dari pihak dilapangan antara lain TNI AL dan BIN Wilayah Jakarta Utara bahwa informasi tersebut merupakan berita hoax.

(Ayhi)

BERITA LAINNYA

MAMUJU 2796275014135121213

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item