Jika Tuntutan Warga Kambunong Terbukti...! Dua Legislator Ikut Menolak Pembangunan Pabrik Sawit

Mamuju Tengah, fokusmetrosulbar.com -- Legislator Mateng Marzuki A dan Ince Irwan Thahir, bertegas akan menolak pembangunan pabrik kelapa sawit jika saja tuntutan warga Kambunong terbukti.

Kedua wakil rakyat itu menyebut, ada 10 tuntutan warga yang harus ditindaklanjuti. Poin tersebut merupakan dampak yang akan ditimbulkan pabrik jika beroperasi.  

BACA : Warga Kambunong Menolak Keras Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit  

Marzuki, perwakilan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menegaskan, tuntutan warga itu akan dikaji kebenaranannya. Jika terbukti mencemari lingkungan, industri pabrik milik PT Prima Nusa Global Lestari itu wajib dihentikan. "Kami pasti ikut menolak adanya pembangunan pabrik sawit di Kambunong," tegasnya.

Ince Irwan Thahir pun menegaskan hal senada. Setelah mendapat protes tentu pihak perusahaan yang sedang membangun pabrik akan di panggil. Mereka juga disesali karena tidak melakukan sosialisasi sebelumnya. Selain itu beberapa syarat pendirian pabrik terindikasi dilanggar. "Ini akan jadi pertimbangan DPRD," jelas legislator fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.  

Yang mengherankan, sebahagian anggota dewan baru mengetahui adanya pembangunan pabrik disana. Justru aksi unjuk rasa kemarin yang bawa informasi itu ke dewan. "Ini membuktikan tidak adanya sosialisasi sebelumnya," kesal Ince.

Kata dia, kendati lahan pabrik sudah dibebaskan, tapi perusahaan wajib memiliki izin. Lagi pula ketentuan pendirian pabrik minimal berjarak lima kilometer dari bibir pantai. Tapi laporan warga pabrik itu hanya berjarak tiga kilometer. "Ini yang akan kita pantau, jika benar itu dipastikan pelanggaran," ujarnya.    
Kata Ince, tiga saja dilanggar sudah cukup untuk melakukan langkah . Hanya saja kehendak dewan tak dapat dipaksakan sebab bukan penentu kebijakan. Tapi pastinya jika pabrik itu akan merugikan masyarakat, dirinya akan ikut menolak. "Ini hanya sebatas pribadi saja bukan lembaga," tegasnya.

Seluruh pernyataan itu, telah Ia sampaikan pada massa demonstran, Rabu (26/4). Ince bersama Marzuki bahkan rela berpanas-panasan bersama warga di pelataran kantor DPRD Mateng. Dialog antara warga dan mahasiswa berlangsung dibawah terik. (jml/riz)

BERITA LAINNYA

MATENG 2509063099303026236

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item