Warga Kambunong Menolak Keras Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit

Mamuju Tengah, fokusmetrosulbar.com -- Pembangunan pabrik kelapa sawit PT Prima Nusa Global Lestari di Desa Kambunong Kecamatan Karossa Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), menuai aksi penolakan warga setempat.  

Masyarakat tak ingin daerah penghasil ikan itu akan tercemar limbah. Kehadiran pabrik sawit dipastikan akan menimbulkan kerusakan lingkungan hidup disekitarnya. Limbah sawit akan menyebabkan produksi tambak menurun, bahkan terancam mati. Bukan itu saja, lokasi pembangunan sawit yang hanya berjarak tiga kilometer dari bibir pantai,  dipastikan berimbas buruk pada biota laut. "Ini yang meresahkan kami sehingga mendesak DPRD untuk menyikapi tuntutan ini," tegas aliansi mahasiswa didampingi puluhan masyarakat Kambunong saat berorasi di pelataran kantor DPRD Mateng, Rabu (26/4).      
Koordinator lapangan Masbur menegaskan, dampak pabrik tak hanya mengancam produksi tambak. Limbah yang ditimbulkan akan merusak ekosistem laut. Juga meningkatkan polusi udara, merusak terumbu karang dan populasi rumput laut. Belum lagi suara bising yang ditimbulkan dapat mengusik ketenangan warga. Ancaman lain, limbah pabrik dapat meningkatkan kadar lemak dan kandungan Total Suspended Solid (TSS). Hal itu otomatis menghambat sinar matahari menembus perairan. "Yang lebih fatal lagi, pabrik akan merusak kawasan pencanangan destinasi wisata terpadu Kambunong," ujar Masbur.

Untuk mencegah semua itu, mahasiswa bersama masyarakat setempat menolak keras pembangunan pabrik. Kehadiran warga Kambunong merupakan wujud seluruh masyarakat desa itu. Mereka turun berunjuk rasa menentang pembangunan pabrik sawit karena diangap sebagai racun. "Kami datang mendesak dewan untuk segera menyikapi tuntutan kami ini," pinta Masbur.

Mahasiswa lain Nurhamsah menambahkan, kehadiran mereka di dewan merupakan tindaklanjut atas permintaan legislator komisi II DPRD 25 April. Mereka diminta menghadirkan warga yang tidak setuju pembangunan pabrik. "Makanya kami datang bersama masyarakat Kambunong untuk membuktikan mereka menolak," jelasnya. (jml/riz)

BERITA LAINNYA

MATENG 1544269271338610672

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item