Ini Keterangan Petugas Puskesmas Tammero'do Soal Warga yang Angkut Jenazah Tanpa Ambulance

Warga bawa pulang jenazah dari Puskesmas Tammero'do (Foto: Screenshot akun facebook Syukran Athfal Azkiya)
Majene, fokusmetrosulbar.com-- Usai merebaknya informasi warga mengankut jenazah dari Puskesmas Tammero'do Sendana, (BACA: Usai Postingan Ini, Kepala Puskesmas Tammero'do "Panen" Kecaman) wartawan media ini terus mencoba memperoleh keterangan dari pihak Puskesmas tersebut. Sayangnya Kepala Puskesmas Tammero'do hingga kini belum bisa dikonfirmasi.

Kendati demikian, wartawan berhasil mengumpulkan informasi dari salah seorang petugas Puskesmas yang enggan disebut namanya. Petugas di Puskesmas itu kemudian membenarkan adanya peristiwa pengangkutan jenazah oleh warga Ulidang, pada Senin sore, kemarin.

"Iya betul nama almarhum itu Mawar," terang perawat PKM Tammero'do itu.

Kepada fokusmetrosulbar.com, ia menuturkan bahwa, pihak Puskemasmas tidak mengizinkan penggunaan mobil ambulance dari Puskesmas ke rumah duka di lingkungan Ulidang, karena mobil ambulance yang ada diperuntukkan bukan untuk jenazah melainkan untuk pasien. "Karena ambulance kita itu bukan mobil jenazah Pak, kalau yang mobil jenazah itu ada di Somba, makanya tidak bisa dipake," terangnya.

Dikatakan, bahwa karena jarak antara Puskesmas dan rumah duka tidak cukup jauh, sehingga pihak keluarga pun berkesimpulan untuk mengangkut jenazah Mawar dengan tandu.

Untuk diketahui, menyoal penggunaan ambulance untuk pemulangan jenazah maupun pasien secara gratis, Komisi III DPRD Majene menegaskan hingga kini belum ada aturan pemulangan jenazah secara gratis.

"Oh, kalau pulang memang belum ada ketentuan gratis, yang gratis itu kalau menuju ke tempat rawat inap," kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Majene, Basri Ibrahim.

BACA: Komisi III DPRD Majene: Belum Ada Ketentuan Ambulance Gratis untuk Memulangkan Pasien. (har)

BERITA LAINNYA

MAJENE 6948061607513938849

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item