Hilang Sehari, Nelayan Majene Ditemukan Sudah Tak Bernyawa


Suasana ketika korban Hammadya dievakuasi. foto : Ist


Majene, FMS -- Malang nian lelaki Hammadya (53). Nelayan asal Lingkungan Somba Utara Kelurahan Mosso Kecamatan Sendana Kabupaten Majene ini ditemukan sudah tidak bernyawa di laut sekitar rumahnya pada Jum'at (21/6/19) sekitar pukul 17.40 Wita.

Dari pengakuan istri korban, Jumria (40), Nelayan asal daerah setempat ini diketahui melaut sejak Kamis (20/6/2019) pukul 17.00 Wita.

Sesuai kebiasaan, korban pulang dari melaut pukul 02.00 Wita dini hari, namun hingga Jum'at pukul 15.00 Wita sore tadi belum ada kabar dari korban.

Menurut Kapolsek Sendana AKP Achmad Syarif Tola, oleh masyarakat Somba Utara telah melakukan pencarian di laut pada pukul 09.00 Wita menggunakan dua perahu jenis bodi hingga ke wilayah Rangas Majene, namun hingga pada pukul 15.00 Wita korban belum ditemukan.

"Nanti setelah pukul 17.40 Wita didapat kabar bahwa korban ditemukan sudah tidak bernyawa," sebut Achmad Syarif Tola,

Dikatakan, korban ditemukan pertama kali oleh lelaki Hamka (32) dan Salahuddin (32). Keduanya merupakan nelayan dan beralamat di Apoleang Utara Kecamatan Sendana.

"Mulanya mereka takut, lalu keduanya melaporkan kepada kepala dusun Apoleang Utara. Selanjutnya mereka bersama lelaki Muhdar (50) dan Yusri (28) keTKP yang jaraknya sekitar 100 meter dari bibir pantai. Korban kemudian dibawa kedarat," tutur AKP Achmad Syarif Tola.

Mendapat laporan hasil temuan mayat, personil Polsek Sendana dan pihak BPBD Majene segara melakukan evakuasi terhadap koban sampai ke rumah duka.

Hasil pemeriksaan petugas kesehatan Puskesmas Sendana I, tidak ditemukan luka di tubuh korban.

"Pihak keluarga menerima dengan ikhlas atas kecelakaan laut yang dialami oleh almarhum," jelas Achmad Syarif Tola.

Sayangnya, perahu jenis bodi dengan nama lambung Doa Suci hingga kini belum ditemukan.

(akbar)

BERITA LAINNYA

MAJENE 8255668483607186185

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item