Puan Maharani Sematkan Penghargaan MKK kepada Bupati Fahmi


Bupati Majene Fahmi Massiara mendapat anugerah MKK dari BKKBN RI di Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Kota Banjabaru, Sabtu 6 Juli 2019). foto : ist


Banjarbaru, FMS -- Dinilai berprestasi dalam menyukseskan program keluarga berencana, Bupati Majene Fahmi Massiara dianugerahi penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) dari Kepala BKKBN RI dr Hasto Wardoyo, Sp. Obg, dan disematkan oleh Puan Maharani selaku Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, di Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Kota Banjabaru, Sabtu (6/7/2019).

MKK merupakan penghargaan tertinggi dari Kepala BKKBN yang diberikan kepada gubernur, bupati, walikota, atas prestasi, komitmen, dukungan dan dharma baktinya yang besar serta kepemimpinanya dalam pelaksanaan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pengembangan Keluarga (KKBPK) di wilayahnya.

Bersama Fahmi Massiara, sebanyak 74 orang lainnya dari seluruh Indonesia mendapat penghargaan serupa dan untuk Provinsi Sulbar, hanya Bupati Majene yang berhasil mendapatkan.

Padahal diketahui persyaratan untuk mendapatkan penghargaan MKK bagi bupati cukup berat antara lain yaitu jumlah anak.

Jumlah anak Bupati Fahmi adalah tiga orang yang artinya diberi nilai 50.

Menurut Kasubag Protokoler Sekretariat Pemkab Majene Sufyan Ilbas, Bupati Fahmi sukses menangani kelembagaan yang menangani program KKBPK sesuai dengan Undang-Undang nomor 23 Tahun 2014 dan PP Nomor 18 Tahun 2016 dalam artian utuh di Dinas DPP dan KB atau merger, sehingga ia mendapat nilai 100.

"Jumlah mitra kerja yang dilibatkan dalam pelaksanaan Kampung KB, Bupati mendapat nilai 100," sebut Sufyan Ilbas.

Presentasi dukungan APBD operasional program KKBPK terhadap APBD total dalam dua tahun terakhir di luar DAK kata Sufyan, Bupati Fahmi mendapat nilai 75.

Dan mekanisme operasional lini lapangan atau frekuensi Rakor desa, staff meeting, Rakor kecamatan, Lokmin setiap bulannya, Bupati Fahmi mendapat nilai 100.

Sementata Ddukungan operasional di lini lapangan dalam pembinaan KB/KS (PKB/PLKB, IMP [PPKBD/Sub PPKBD/Kader], BKB / BKR / PIK - R / M / BKL / UPPKS) dan tersedianya Grand Design Pembangunan Kuantitas Penduduk yang memuat profil dan proyeksi kependudukan, semuanya mendapat nilai 100.

Diketahui bahwa pada tanggal 23 Desember 2018 lalu, Bupati Fahmi juga telah menerima Apreseasi Anugerah Kencana 2018, karena atas komitmen dan dukungannya terhadap Program KKBPK dari Kepala BKKBN RI di Jakarta.

Bupati Majene Fahmi Massiara mengawali kariernya di BKKBN Kabupaten Mamuju tahun 1991 sebagai staf.

"Dimana pada saat itu ia bertugas membimbing para Penyuluh KB di lapangan, sehingga secara tidak langsung mengetahui berbagai permasalahan dalam program Keluarga Berencana," urai Sufyan Ilbas.

Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Majene Hj Fatmawati Fahmi, Kadis. Pengendalian Penduduk dan KB dr Hj Evawaty Yunus bersama Sekretaris Dinas PP dan KB dr Hj Wahida juga Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Drs H Mattalunru, Bupati Fahmi menerima anugerah itu dengan rasa haru.

Bupati Fahmi mengaku sangat bersyukur atas penghargaan yang diterimanya saat ini, dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu sehingga mendapatkan MKK.

Tak lupa ia berterima kasih kepada BKKBN Pusat, BKKBN Provinsi Sulbar dan khusus kepada Dinas PP dab KB Kabupaten Majene beserta semua jajarannya, atas semua dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Majene selama ini.

"Serta tak lupa pula berucap terima kasih kepada segenap masyarakat Majene yang selalu mendukung segala program MP3 dalam hal Kependudukan Keluarga Berencana dalam pembangunan keluarga. Juga kepada rekan-rekan media yang selama ini selalu mengangkat berita tentang KB di Kabupaten Majene," kunci Sufyan Ilbas.

(akbar)

BERITA LAINNYA

MAJENE 6147139361278554361

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item