Tokoh Perubahan, Ini Prestasi Habsi Wahid


Drs. H. Habsi Wahid

Kabupaten Mamuju mungkin tak banyak dikenal orang. Namun siapa sangka, di daerah kecil itulah sebuah potret perubahan daerah menuai banyak apresiasi dan layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Adalah Bupati Drs. H. Habsi Wahid. Mantan Sekda itu berhasil menggerakkan perekonomian dan potensi Kabupaten Mamuju menjadi kota dengan pertumbuhan ekonomi dan kesehatan yang cukup fantastis.

‎Mamuju kabupaten di Sulawesi Barat menjadi pusat pemerintahan. Sebelum dirinya menjabat bupati tahun 2016, Mamuju dulu termasuk daerah tertinggal di Indonesia. 

‎Namun dengan kemampuan yang dimilikinya, daerah yang memiliki luas 4,999.69 km dari 279.393 jiwa berhasil diubah dan ditingkatkan perekonomiannya. Habsi mensiasati APBD miliaran dengan menggalang semua pihak.

Salahsatu usahanya adalah menciptakan layanan kesehatan 24 jam 'SIGA'. Berkat jaringannya yang luas, Habsi berhasil menghadirkan pelayanan gratis tersebut. 

Hasilnya, masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan emergency cukup menghubung 119, maka dokter, perawat hadir di rumah. Dan semuanya dilayani gratis.

Ambulans itu terbilang canggih dan bisa disebut rumah sakit berjalan lantaran fasilitasnya yang lengkap. Mulai dari alat pacu jantung, infus, oksigen, kelengkapan obat-obatan, hingga bisa melakukan operasi dan pelayanan persalinan bagi ibu melahirkan.

Dengan layanan itu mampu menekan angka kematian nol persen di Kabupaten Mamuju.

Selain itu, di "SIGA" juga di stand by kan mobil pemadam kebakaran (Damkar) beserta petugasnya. Cukup dengan dengan menekan 119, sesuai kebutuhan emergency akan terlayani dengan cepat.

Tak hanya bidang kesehatan, kemampuannya dalam agrikultur betul-betul dimanfaatkan dalam peningkatan perekonomian daerah, terutama dalam hal "Mamuju Mappaccing".

‎4 tahun memacu pertumbuhan ekonomi mengalami pertumbuhan 9,2 persen. Dan sekarang Mamuju jadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Barat.

Capaian kesehatan yang diperoleh Kabupaten Mamuju itu bahkan sempat terdengar negeri Paman Sam. Delegasi Kedutaan Besar AS berkunjung ke Mamuju, Sulawesi Barat pada 13-16 Februari 2017 untuk memantau langsung pelaksanaan program Hibah Compact yang dikelola oleh MCA-Indonesia dan didanai oleh Millennium Challenge Corporation MCC. Dalam kunjungan ini, tim McFeeters juga berkesempatan mengunjungi Posyandu Eboni yang merupakan salah satu lokasi Proyek Kesehatan dan Gizi Berbasis Masyarakat untuk Mengurangi Stanting di Mamuju. 

Selain itu, Perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) pada 12-15 Januari 2017 melawat ke Mamuju, Sulawesi Barat. Kunjungan itu bertujuan mempelajari potensi, tantangan, dan budaya Sulawesi Barat, serta melihat pelaksanaan program yang dibiayai Pemerintah Amerika Serikat di kabupaten tersebut sekaligus juga untuk melihat langsung pertumbuhan ekonomi dan layanan kesehatan ala Habsi.

Tak hanya itu, berbagai program "Mamuju Mapaccing" 90 persen telah menyentuh masyarakat. Baik infrastruktur, listrik desa, pendidikan dan tatanan kota terlihat mengalami perubahan signifikan.

Selain itu, pemerintah di Mamuju terus berupaya membangun daerahnya dari kecamatan sampai desa dengan memaksimalkan pengelolaan sumber daya alamnya terkhusus dibidang pertanian.

Pembangunan kecamatan dan desa akan menjadi modal dalam rangka terus mendorong pembangunan daerah, karena dengan majunya kecamatan dan desa maka daerah ini akan maju dan keluar dari daerah tertinggal.

(*)

BERITA LAINNYA

MAMUJU 4371233170919934974

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item