Puluhan Buruh Pekerjaan Gedung BPJS Ketenagakerjaan Sulbar Mogok Kerja


Mamuju, FMS - Puluhan buruh pada proyek pembangunan gedung BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Barat mogok kerja. Akibatnya, proyek tersebut mengalami keterlambatan.

Mereka mogok kerja disebabkan upah yang hingga kini belum dibayarkan oleh pihak kontraktor.

Seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya mengutarakan bahwa mereka mogok kerja lantaran pihak kontraktor belum membayarkan upah pekerja yang seharusnya dibayarkan setiap 2 minggu sekali sesuai dengan isi kontrak.

"Isi dari perjanjian itu, tiap 2 minggu atau 14 hari upah dibayarkan, namun hingga memasuki sebulan ini upah kami tak kunjung dibayarkan, bahkan pihak kontraktor mengingkari perjanjian itu," jelasnya, Jumat (9/8/2019).

"Tidak mungkinlah kita mau bekerja kalau tidak digaji. Apalagi pekerjaan sebagai buruh itu berat dan menguras tenaga, namun hasil kerja kami tidak dihargai, bahkan kami harus bekerja mulai pukul 8.00 hingga 5.00 sore dan biasa lembur hingga jam 10.00 malam," ucapnya.

Dia mengatakan, ada kekuatiran bila pekerjaan terus dilanjutkan yang berakibat akan larinya pemborong.

"Yang kami kuatirkan jangan sampai selesai bangunannya dikerja, pemborong sudah ambil uang kemudian lari, itu yang kami kuatirkan," ungkapnya.

Sementara itu, pihak pelaksana proyek, Ilham mengaku, untuk upah buruh semua telah dibayarkan melalui mandornya.

"Semua sudah kami bayarkan melalui mandornya dan mandornya yang bayarkan ke pekerjanya," jelas Ilham.

Ilham menambahkan, yang namanya proyek, kalau ada keterlambatan pembayaran bukan berarti tidak  dibayarkan, tapi paling tidak itu berdasarkan dengan progres.

"Ada memang beberapa yang belum dibayarkan tapi tidak terkait dengan harian karena ini kan berbicara borongan pak, sebenarnya itu kalau berbicara borongan itu pada saat pekerjaan selesai baru dibayar," akunya.

(Edo)

BERITA LAINNYA

MAMUJU 3824994589590077297

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item