DPPKB Majene Sarankan Kaum Pria Gunakan KB Vasektomi

Majene, fokusmetrosulbar.com -- Pengguna alat kontrasepsi Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Majene mengalami peningkatan. Sejak tahun 2015 hingga tahun 2017, angka tersebut terus meningkat. Namun, metode yang paling diminati warga adalah jenis suntik dan pil untuk kaum wanita. Demikian diungkapkan Kepala Bidang KB, DPPKB Majene, Muhammad Ilyas, saat ditemui di ruangannya, Senin (12/6).

Padahal kata Ilyas, terdapat sejumlah opsi lain  yang dapat digunakan dalam program KB. Yakni kondom, IUD, Vasektomi/MOP dan Tubektomi/MOW. Khusus untuk Vasektomi, (metode KB untuk kaum pria) dia menilai cara tersebut bagus digunakan. Sebab, berjangka panjang, tidak ada resiko kesehatan, tingkat keberhasilannya 99 persen dan tidak mengganggu hubungan seksual.

"Disini, pegawai DPPKB Majene sudah ada dua orang yang menggunakannya," sebutnya.

Tetapi yang masih menjadi kendala, adalah pemasangan Vasektomi dan pelepasannya. Karena untuk menggunakan cara tersebut harus ditangani oleh ahli di bidangnya.

"Informasi dari provinsi, harus dioperasi kalau mau dipasangi. Begitu pula pelepasannya. Tapi saya rasa itu tidak rumit," sebutnya lagi.

Apakah penting menggunakan menggunakan metode Vasektomi?. Ilyas menilai hal demikian patut dicoba. Sebab terkadang kaum wanita yang telah melahirkan beberapa kali, merasa enggan untuk memakai kontrasepsi lagi.

"Contoh lainnya, kalau si istri tidak ada alat kontrasepsi yang cocok untuknya," ucapnya.

Dirinya berharap, DPPKB Majene mampu merealisasikan target yang telah ditetapkan pemerintah. Baik itu standar kabupaten maupun standar provinsi.

"Yakni target kabupaten sebesar 3763 akseptor per tahunnya," pungkasnya. (tfk/har)

BERITA LAINNYA

MAJENE 7700303538779192799

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item