Bupati Habsi: Saya Menerima Banyak Keluhan Soal Full Day School

Bupati Habsi Wahid saat menemui pendemo PMII Cabang Mamuju (Foto: Muh. Awaluddin/FMS)
Mamuju, fokusmetrosulbar.com -- Selain menuntut pengawasan keterlibatan ASN dalam Ormas HTI, aksi massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju, Kamis (3/8) juga menuntut peninjauan kembali rencana penerapan Full Day School oleh pemerintah.

Berita terkait: PMII Desak Bupati Mamuju Identifikasi ASN yang Terlibat Ormas HTI

Massa aksi PMII meminta pemerintah meninjau ulang Full Day School (FDS) karena dinilai memberatkan orang tua pelajar.

Dalam orasinya mahasiswa mengatakan menolak dengan tegas kebijakan pemberlakuan FDS yang diluncurkan Kementerian Pendidikan di bawah kepemimpinan Mendikbud, Muhadjir Effendy.

Terkait itu, Bupati Mamuju, Habsi Wahid yang menemui massa aksi mengatakan, pihaknya memang telah menerima keluhan sejumlah masyarakat soal kebijakan FDS tersebut.

"Kami sudah banyak menerima keluhan dari orang tua murid terkait program Full Day School ini. Mereka mengaku mengeluhkan naikknya beban ekonomi karena siswa harus dibekali makanan ke sekolah," kata Habsi Wahid, Kamis (3/8).

Karena itu kata dia, dalam waktu dekat Bupati Mamuju akan menyampaikan persoalan program Full Day School (FDS) ini kepada instansi terkait.

"Kita akan berkordinasi instansi terkait tentang pemberian makan siang kepada siswa yang seharian mengikuti pelajaran di sekolah," ujarnya.

Habsi mengaku akan mencarikan solusi yang tepat atas keluhan warganya terkait FDS tersebut. (awl/har)

BERITA LAINNYA

#NASIONAL 4410891242923088370

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item