Dipicu Rasa Sakit Hati, Pemuda di Polman Tewas Diujung Parang

Ilustrasi

Polman, FMS - Penganiayaan terjadi di Polman, Sulawesi Barat, tepatnya di Kost Mandar Jaya, Lingkungan Tinggas-Tinggas, Kecamatan Tinambung.

Aldi alias Kabodo (15), pemuda asal Dusun 3 Lakejo, Desa. Buttu Dakka, Kecamatan Tapango, Polman, tewas diparangi oleh rekannya sendiri, Mahmud Ilham (32).

Dari Keterangan Kasat Reskrim Polres Polman, Syaiful Isnaini, menjelaskan, persoalan ini dipicu karena sakit hati.

"Motifnya adalah Sakit hati karena korban sering memakai motor pelaku dan selalu terlambat mengembalikannya," ujar Syaiful.

"Tak hanya itu, pelaku juga tidak terima dengan sikap korban dengan cara paksa mengambil handphone milik pelaku," sambung Syaiful.

Adapun kronologis kejadiannya, tambah Syaiful, berawal ketika pelaku Mahmud Ilham dan temannya yakni Nur Sadikin (20), ke pasar malam untuk memperbaiki jam tangan milik Nur Sadikin.

Usai dari pasar, pelaku dan Nur Sadikin beranjak pulang dan menuju ke kosan milik pelaku di Lingkungan Tinggas-tinggas, Tinambung. Tiba di kosan. Berselang beberapa menit, korban juga datang dan langsung memasuki kamar pelaku.

Pelaku penganiayaan diamankan Polisi

Mereka berdua pun sempat saling ngobrol di dalam kamar, sedangkan Muh. Sadikin berada didepan kamar pelaku.

Pelaku pun kemudian berdiri hendak keluar kamar. Berselang beberapa menit, korban hendak mengambil handphone milik pelaku untuk dipakainya bermain game.

Pelaku menolak dan terjadilah saling cekcok, hingga hamdphone pelaku berhasil direbutnya.

Setelah berhasil merebut handphone dari pelaku, korban kemudian duduk didepan kamar kosan pelaku sembari bermain game. Namun, naas, pelaku tiba-tiba mengambil parang dan langsung menebas korban sebanyak dua kali dan tepat mengenai bagian leher belakang dan punggung belakang korban.

"Saat kejadian, Nur Sadikin datang dan melihat kejadian itu. Pelaku juga sempat menyuruh Nur Sadikin untuk membantunya mengangkat korban masuk ke kamar kosannya. Setelah korban berhasil dibaringkakan di kamar, Nur Sadikin kemudian berlalu meninggalkan tempat kejadian," sebut Syaiful.

Demi untuk menghilangkan jejaknya, pelaku kemudian membersihkan bercak darah yang sempat menetes di lantai kosannya dan menyimpan parangnya diatas atap.

Syaiful mengatakan, pelaku telah ditahan beserta barang bukti.

"Kita sudah menahan pelakunya beserta barang bukti sebilah parang," pungkasnya.

(Muh. Irham)

BERITA LAINNYA

POLMAN 6463354914702093711

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item