Idris: STQH Diharapkan Terhindar Praktek Tidak Malaqbi


Mamuju, FMS - Sekprov Sulbar, Muhammad Idris menghadiri rapat penentuan pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) Tingkat Provinsi Sulbar yang berlangsung di ruang pertemuan Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Kamis, 18 April 2019.

Sekda didampingi Karo Kesra, Muhammad Ali Chandra dan yang mewakili Kakanwil Kemenag, Misbahuddin.

"Kita harus ramaikan informasi pelaksanaan kegiatan ini, kita harus campaign bahwa kita ini  tidak kalah dengan event lainnya. Mulai besok, Jumat, (19 April), kita rancang billboard untuk menyemarakkan kegitan ini, karena itu tidak butuh waktu lama mengingat kegiatan ini akan dilaksanakan 28 April, segera desain kemudian kita sebar ke media," ucap Muhammad Idris.

Ia juga mengatakan,untuk  tempat pelaksanaan ada tiga opsi yaitu, halaman depan Rujab Gubernur, Lapangan Ahmad Kirang, dan Lapangan Merdeka Mamuju.

"Kegiatan ini kiranya dapat dilaksanakan di tempat yang memiliki tingkat pencinta dan penggemar kegitan ini, dan juga harus menarik minat masyarakat yang belum menjadi penikmat untuk datang di event ini, minimal kita mengadakan door prize, kita juga meminta pihak perbankankan untuk menjalin kerjasama menyukseskan acara ini," sambung Idris.

Terkait kegiatan tersebut, kalau  bisa harus terhindar dari praktek praktek yang tidak Malaqbi. Sebagai contoh,  penghapal dan penulis delegasi Sulbar pada event nasional bukan putra putri daerah Sulbar.


"Kita ingin memunculkan apa yang selama ini kita pelajari ide jenius masih banyak, untuk apa kita juara dan menang menggunakan lebel orang yang biasa saya sebut juga sebagai naturalisasi, itu kan mencederai Malaqbi. Niatkanlah, meskipun hal kecil tetapi kita sudah mulai membicarakan bagaimana mengidupkan potensi potensi yang ada dan kita tumbuh kembangkan," putra Majene tersebut.

Masih dikatakan, pentingnya memberikan penghargaan kepada orang Sulbar sudah berprestasi di tingkat nasional khususnya prestasi yang diraih sebelum terbentuknya Sulbar, kedepan kita ada semacam biorama bagi LPTQ beserta prestasi prestasi mereka, tahun berapa mereka berprestasi dan lain lain.

"Jika kita tidak mampu memberi rumah dan tanah cukup kita berikan lukisan wajah mereka agar generasi muda mengenal maestro maestro Sulbar, hal hal sekecil ini tidak pernah terpikir tapi besar dampaknya pada generasi berprestasi Sulbar kedepannya," tutup mantan Deputi LAN RI tersebut. (Advetorial)

(Wati)

Related

MAMUJU 5459141510342623771

Post a Comment

emo-but-icon

BERITA Populer Minggu Ini

item