Seorang Warga di Polman Diparangi Hingga Tangan Terputus

Korban dalam perawatan di RSUD Polman

Polman, FMS - Seorang warga di Wonomulyo, Kabupaten Polman mendapatkan penganiayaan berat yang berakibat tangannya terputus.

Pelakunya adalah Umar (35) Bin Saing,  warga Dusun Kemiri, Desa Kebunsari Kecamatan Wonomulyo, Polman, yang tak lain adalah tetangganya sendiri.

Umar tega memarangi korban atas nama Kusno Imran (49) alias Bapak Ica Bin Sarirejo, warga Dusun 1 Desa Arjosari, Kecamatan Wonomulyo, Polman.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polman, AKP Syaiful Isnaini, awal mula kejadian, Umar dan kakaknya (Anci) mendatangi rumah korban untuk membicarakan masalah sepeda motor milik pak guru yang pernah digadaikan oleh Anci kepada korban dari tangan penggadai atas nama Ati.

Anci dan Umar pun bertemu disamping rumah korban dan menanyakan prihal motor tersebut, namun korban enggan merespon.

"Anci menanyakan ke korban, tetapi korban seolah tidak tahu menahu hingga terjadi percekcokan, merasa omongannya tidak digubris, Anci pun emosi dan terjadilah pertengkaran mulut," kata Syaiful, Minggu (21/4/2019).

Disaat Anci dan korban bertengkar mulut, kata Syaiful, Umar maju menghampiri korban dan langsung memarangi korban berkali-kali hingga mengenai pada bagian telapak tangan kanan sampai putus dan luka terbuka pada bagian siku tangan kiri.

Korban pun berlari namun tetap dikejar oleh pelaku dan pelaku kembali mengayungkan parangnya hingga mengenai punggung belakang sebelah kiri korban.

Usai memarangi korban, pelaku kemudian meninggalkan korban.

"Korban dibawa ke Puskesmas Kebunsari oleh warga yang kemudian korban dirujuk je RSUD Polman," terang Syaiful.

Syaiful mengatakan, atas peristiwa itu, keluarga korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Wonomulyo.

"Dari laporan itu, pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti. Pelaku sudah di tahan di Polsek Wonomulyo," sebut Syaiful.

(Ahmad)

BERITA LAINNYA

POLMAN 8456043958605086827

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item