Bersama BPOM, Pemkab Mamuju Bentuk Tim Awasi Bahan Berbahaya



Mamuju, FMS - Pemerintah Kabupaten Mamuju menunjukkan komitmen dan keseriusannya dalam mengawasi bahan berbahaya, hal ini ditunjukkan dalam acara Forum Advokasi Lintas Sektor yang di inisiasi oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam acara tersebut, diawali dengan  pembentukan Tim Pengawas Terpadu Bahan Berbahaya yang ditanda tangani oleh Wakil Bupati Mamuju, H. Irwan SP. Pababari, di hotel d'Maleo, Kamis (20/6/2019).

Wakil Bupati Mamuju, H. Irwan SP. Pababari mengatakan, kerjasama tersebut sebagai langkah awal dalam upaya menekan bahkan mencegah bahan-bahan berbahaya yang beredar di pasaran.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh BPOM dan ini sebagai langkah awal kerjasama dalam menekan dan mencegah bahan-bahan berbahaya yang beredar di pasaran," terang Irwan.

"Jadi advokasi yang dilakukan hari ini, saya kira cukup lengkap, dalam kegiatan ini juga ada sosialisasi, kemudian kegiatan kampanye dan bimbingan teknis bagi para pelaku pasar," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Balai POM Sulawesi Barat, Netty Nurmuliawati mengatakan kegiatan advokasi yang dilakukan merupakan bentuk tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya yakni pencanangan, kampanye dan sosialisasi.

“Advokasi ini dalam rangka meminta dukungan dari pihak lintas sektor terkaitvdan kami juga sudah melatih petugas-petugas pasar secara mandiri yang nanti mampu mengawal pasarnya," ungkap Netty.

Pada kesempatan tersebut, hadir pula perwakilan dari Badan POM RI, Kepala Dinas Perdagangan, pelaku pasar dan seluruh lintas sektor yang terkait. 

(Wati)


BERITA LAINNYA

MAMUJU 5477538984068284681

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item