Pasangan Inkumben Maju Lagi di Pilkada Mamuju 2020



H. Habsi Wahid dan Irwan Pababari

Mamuju, FMS - Pasangan inkumben H. Habsi Wahid-Irwan Pababari dikabarkan kembali maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju. Mereka memilih kembali tetap berpasangan dalam pemilihan kepala daerah serentak 2020.

Mereka terlihat akur hingga masa jabatannya berakhir pada 2020.

Pengamat politik, Rajendra mengungkapkan Irwan Pababari sebenarnya berpeluang maju sebagai bupati dan menjadikan Habsi saingannya dalam pilkada tahun ini. Namun, setelah melihat kekompakan mereka (Habsi-Irwan), akan bersama-sama kembali maju.

Menurutnya, dengan berpasangan lagi, mereka bisa melanjutkan program lima tahun yang terhimpun dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah dengan slogan "Mamuju Mapaccing".

Rajendra mengatakan majunya pasangan inkumben akan menguntungkan daerah. Sebab ada kelanjutan program dasar untuk mengembangkan daerah.

"Periode pertama biasanya meletakkan dasar. Lima tahun berikutnya mengembangkan," tutupnya.

Kabupaten Mamuju punya sejarah manis kepemimpinan yang harmonis, ketika Bupati H. Habsi Wahid kembali berpasangan dengan wakilnya Irwan Pababari dan sukses memimpin.

Dibanyak tempat di Indonesia, bukan menjadi rahasia lagi jika ada Bupati dan Wakil Bupati yang menjabat, dimana sebelumnya berpasangan dengan mesra menuju Pilkada, namun ditengah jalan bubar kongsi menuju periode kepemimpinan berikutnya. Bahkan dibeberapa tempat terjadi gontok-gontokkan antara Bupati dan Wakil Bupati sebagai pemimpin daerah.

Keharmonisan kepemimpinan di Mamuju kembali diuji menghadapi Pemilihan Kepala Daerah 2020 mendatang.

Pasangan Habsi-Irwan yang kini menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mamuju 2015-2020, memiliki potensi yang sama mengikuti jejak kepemimpinan sebelumnya, sebagian publik pun seperti tersirat di jejaring Media Social beberapa pekan terakhir berharap demikian, apalagi kedua tokoh ini cukup kompak dalam memimpin Mamuju sejauh ini.

Secara eksplisit memang belum ada pernyataan resmi keduanya. Namun sinyalemen politik kearah sana juga sedikit terkuak, ketika Partai Hanura, yang notabene menjadi rumah bagi Wakil Bupati Irwan Pababari saat ini.

Namun, NasDem yang merupakan Parpol Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid secara nyata pada Pemilu 2019 lalu, sukses menjadi pemenang di Mamuju dengan torehan suara yang cukup fantastis sepanjang sejarah Pemilu di Mamuju.

Berdasarkan Model DB-1 DPRD Kabupaten/Kota KPU Mamuju, Nasdem menjadi peraih kursi terbanyak di DPRD Mamuju.

Partai yang dipimpin Bupati Mamuju H Habsi Wahid, raih 9 kursi dari 30 kuota kursi di DPRD Mamuju

Itu artinya, NasDem jika mau "egois" cukup syarat dengan 9 kursi bisa mendorong kadernya sendiri berpasangan menuju Pilkada mendatang, tanpa harus koalisi dengan Parpol manapun.

Namun hitungan politik tidak semudah itu, koalisi bukan hanya cara menepis ambisi dan kepercayaan diri sebagai kekuatan politik, apalagi ditengah situasi politik yang bisa saja berubah sewaktu-waktu, namun koalisi juga merupakan kompromi saling menguntungkan menuju kemenangan dan sukses dalam kepemimpinan.

Kembali kepada, kemungkinan dan harapan publik agar Habsi-Irwan melanjutkan kepemimpinan Mamuju mendatang, tentu kekuatan keduanya jika dipadukan semakin solid dan kembali menjadi momok bagi pesaingnya di Pilkada 2020, dan jika terus dinamis dan menunjukkan harapan publik maka tak menutup kemungkinan koalisi inipun akan bertahan di pertaruhan politik Mamuju.

Dan belum lagi koalisi dengan Parpol lainnya yang tidak menutup kemungkinan kembali mengusung pasangan ini, jika berkaca pada Pilkada perdana bagi pasangan ini sebelumnya, mampu membangun koalisi gemuk melebihi 50 persen suara di Parlemen, tentu dengan status petahana ramuan politik tersebut bisa jadi kembali terulang.

(Redaksi FMS)

BERITA LAINNYA

MAMUJU 8484833409180261062

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item