Poltekkes Mamuju Beri Pelatihan BLS Pada Kelompok Nelayan di Sumare


Mamuju, FMS - Penting diketahui bagi masyarakat awam bahwa pertolongan pertama dalam penanganan kegawatdaruratan adalah melalui upaya Basic Life Support (BLS) atau Bantuan Hidup Dasar.

Seringkali kejadian yang tak terduga menjadi resiko yang dapat menimpa bagi setiap orang, dimanapun dan kapanpun yang dapat berujung maut apalagi kejadian itu bersifat emergency.

Mengingat pentingnya penanganan korban yang mengalami kondisi gawat darurat dan dapat mengancam nyawanya, pada hari kamis kemarin 1 Agustus 2019, Poltekkes Kemenkes Mamuju melalui kegiatan pengabdian masyarakat dosen bersama mahasiswa keperawatan menggelar pelatihan BLS kepada kelompok masyarakat nelayan yang berada di Desa Sumare, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Menurut Edi Purnomo, salah satu Dosen Poltekes Mamuju mengatakan bahwa lazimnya seseorang yang membutuhkan BLS jika kehilangan kesadaran, tidak bernafas, tidak teraba denyut nadi dan tidak memberikan tanggapan.

Ketika menghadapi hal tersebut, kata Edi, yang terpenting dilakukan adalah CABD, yaitu Circulation atau sirkulasi darah masih terasa denyut nadinya atau tidak, Airway atau jalan napas, Breathing atau pernafasan masih normal atau tidak dan terakhir Defibrilasi atau kejut listrik jantung. 

"Penjelasannya sangat sederhana yang langsung dicontohkan pada alat peraga, karena kalau teori saja, maka sulit diketahui bagian tubuh mana saja yang langsung menjadi objek pertolongan," jelas Edi saat memberikan penyuluhan sekaligus mempraktekkan pertolongan pertama pada pasien / korban gawat darurat melalui alat paraganya, Kamis (1/8/2019).

Sementara itu, Sekretaris Desa Sumare Amal Ma’ruf mengungkapkan bahwa perlunya masyarakat Sumare mengetahui dan memahami cara memberikan pertolongan pertama melalui BLS.

Ia mengungkapkan, masyarakat di wilayah Desa Sumare pada umumnya bekerja sebagai nelayan. Sangat penting mengetahui dasar dari perolongan tersebut, sehingga sewaktu-waktu bisa memberikan perolongan pertama, apalagi saat berlayar kadang cuaca buruk dan memungkinkan dapat menyebabkan diantara mereka mengalami bencana gawat darurat seperti korban tenggelam. 

"Nah, dengan pelatihan yang didapat ini, sudah ada dasar untuk memberikan pertolongan pertama," ucapnya.

Amal Ma'ruf berharap melalui kegiatan ini, seluruh masyarakat di wilayah pesisir pantai Desa Sumare nantinya dapat terlatih dalam menangani bantuan hidup dasar. "Jadi kalau ada warga kita siapapun itu yang mengalami kecelakaan, mengalami henti jantung dapat tertangani cepat dan tepat," ujar Amal.

Disamping itu pula, ia merasa senang dengan adanya kegiatan tersebut.

"Kami dan khususnya masyarakat nelayan di Desa Sumare berterima kasih kepada dosen dan mahasiswa Poltekkes Mamuju dan sekiranya kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan diwilayah kami," harap Amal.

Publisher : Andi Nasir

BERITA LAINNYA

MAMUJU 7640624358887253458

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item