Petugas Ketahanan Pangan Sulbar Temukan Zat Lilin Lumuri Buah Apel

Para petugas dari Dinas Ketahanan Pangan Sulbar saat operasi pasar di Pekkabatta, Polman (foto: egi/fms)
Polewali Mandar, fokusmetrosulbar.com-- Petugas dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulbar melakukan pemantauan harga dan pengawasan pangan di Pasar sentral Pekkabata, Polman, Jumat (9/6).

Operasi dimulai dari pedagang buah yang berjualan di depan pasar, kemudian berapa kios pedagang.

Saat operasi, petugas menemukan sejumlah jenis buah yang rusak namun masih dipajang bahkan masih dijual. Buah yang rusak seperti rambutan juga pepaya. Sementara buah apel, petugas menemukan adannya kandungan zat lilin yang telah dilumuri untuk mengawetkan buah tersebut.

Buah yang sudah tidak layak konsumsi tersebut kemudian di musnahkan dan diminta kepada para pedagang agar tidak menjualnya lagi jika rusak. Petugas juga menghimbau kepada pedagang agar tetap mengutamakan kebersihan daganganya. Misalnya membungkus buah dengan plastik, dan tidak mencampur buah yang rusak dengan yang masih segar.

"Ini kan dekat dari got, otomatis banyak bakteri. Jadi kami himbau kepada pedagang, agar menutup buah dagangannya. Jangan dibiarkan terbuka," tutur Andi Sitti Kamalia, Petugas dari Badan Ketahanan Pangan, Sulbar.

Andi Sitti Kamalia mengatakan, pemantauan harga pasokan dan pengawasan pangan ini dilakukan di enam Kabupaten di Sulbar. Mulai dari Mamuju Utara, Mateng, Mamuju, Majene, Polman hingga Mamasa.

"Kami sudah keliling. Polman adalah kabupaten yang kelima. Besok kami menuju Mamasa," tambahnya.

Di pasar sentral Pekkabata, harga komoditi ada yang mengalami kenaikan seperti bawang merah dan cabai, tetapi tidak mempengaruhi harga di pasaran. Stok juga masih tersedia selama bulan ramadan. (ant/har)

BERITA LAINNYA

POLMAN 8406849757703641891

Komentar Anda

emo-but-icon

VIRAL MINGGU INI

item