Warga Padang Baka Tolak Perusahaan Tambang

MAMUJU, FMS - Ratusan warga mengatas namakan masyarakat ( To Padang) menggelar aksi unjuk rasa  dihalaman kantor DPRD Sulbar , Kamis (2/6). Massa menolak  izin operasional PT Surya Mica untuk melakukan esploirasi penambangan di Padang Baka atau Anjoro Pitu (kelapa tujuh)  Kelurahan Rimuku  dan Desa Botteng Utara  Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju. 

Sebelumnya massa juga melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Mamuju menyuarakan penolakan sebelum lanjut ke kantor DPRD Sulbar . Massa sambil membawa spanduk yang bertuliskan aliansi masyarakat To Padang menolak tambang PT Surya Mica.

Koordinator aksi Syamsir mengatakan bahwa dengan teras mereka  menolak tambang di Anjoro Pitu  karena sebagian besar masyarakat Padang Baka sumber penghidupannya adalah petani. Jika nantinya lahan mereka berubah menjadi area penambangan maka akan  kehilangan mata pencarian untuk kelangsungan hidup mereka.

“Taulah kita proses perusahaan tambang akan  mengganti rugi lahan masyarakat,  tetapi seberapa besar konpensasi ke masyarakat untuk  melanjutkan kehidupannya sampai tujuh turunan. Tetapi jika masyarakat terus menggarap lahannya  tersebut sampai kapan pun akan terpenuhi kebutuhannya,” kata Syamsir.

Belum lagi kata Syamsir bencana banjir akan terus menghantui masyarakat utamanya yang tinggal dalam kota Mamuju, pohon-pohon  ditebangi untuk dijadikan lokasi penambangan dan mengeruk semua isi bumi maka akan terjadi bencana besar nantinya di Mamuju karena sudah tidak ada lagi tempat resapan air  jika terjadi hujan deras.

“Saya hanya mau tegaskan tambang kecil yang hanya menggunakan linggis,  Mamuju sudah hampir tenggelam,  bagaimana jika nantinya terbuka tambang di Anjoro Pitu maka Mamuju ini akan tenggelam.  Karena kita tau Mamuju ini langganan banjir hanya hujan berapa jam saja sudah banjir beberapa titik dalam kota Mamuju,  belum lagi jika terjadi longsor maka menimbulkan kecelakaan besar bagi kita yang ada di Mamuju,” ujarnya.

Dikatakan bahwa masyarakat Padang Baka  menolak perusahaan tambang dan meminta dinas terkait untuk menghentikan semua proses perizinan jika nantinya tetap dipaksakan maka masyarakat akan dibenturkan dengan pihak perusahaan bahkan dengan dengan aparat.

“Maka kedatangan kami kesini mengantisipasi menolak dan menghentikan seluruh proses perizinan yang akan dikeluarkan oleh OPD terkait kepada perusahaan tambang,” terangnya.

Sementara warga lainnya,Sumiati dengan tegasnya menolak semua proses tambang di Anjoro Pitu meskipun. Meskipun ada ganti rugi dari pihak perusahaan kepada warga. Alasannya   karena lahan di anjoro pitu mereka gunakan untuk mencari sumber kehidupan dengan berkebun  bercocok tanam seperti coklat, ubi kayu, durian dan langsat.
 “Kami menolak keras dan meminta menghentikan perijinan tambang yang masuk dalam wilayah kami,” tegasnya.

Tak berselang lama massa aksi ditemui ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi dan sejumlah anggota dewan seperti Sukri Umar, Abdul Rahim, Hatta Kainang, Usman Suhuriah, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Miniral (ESDM) Sulbar Aco Tasdir dan bagian pengaduan  pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) Sulbar Stepanus  Buntu Madika untuk mendengarkan tuntutan massa aksi.

Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi mengatakan bahwa DPRD meminta kepala dinas ESDM Sulbar agar mengkaji ulang dan  mencabut izin eksploitasi perusahaan tambang PT Surya Mica di Anjoro Pitu. Karena selain mengancam mata pencarian warga juga dapat mengancam berupa banjir dan tanah longsor bagi warga Mamuju.

 “Bayangkan jika di Anjoro Pitu  itu jobol dampaknya Mamuju akan tenggelam,” kata Suraidah. (Al).

Related

MAMUJU 3393598407128361197

Post a Comment

  1. SAYA MENYAMBUT ANDA SEMUA DI PAGE INI
    INI IALAH CERITA SAYA

    Saya MURNI SANTI, seorang wanita, ibu, kakak dan rakan dari (Bekasi), Indonesia, saya seorang PENGURUS ESTATE SEBENAR dan saya mengalami banyak tekanan kewangan baru-baru ini, tidak ada yang mahu meminjam wang kepada kami untuk menyelesaikan projek komersial kami yang telah dibina dalam beberapa bulan sekarang. Saya telah ditipu oleh beberapa syarikat pinjaman palsu yang menuntut sejumlah besar wang daripada saya tanpa kami menerima pinjaman.

    Saya kecewa, suami saya berusaha sebaik mungkin dan menolong, saya akan membunuh diri kerana kesakitan, terlalu berat untuk ditanggung dan saya kehilangan harapan, sehingga saya diperkenalkan kepada SEMUA PINJAMAN GRANT GLOBAL sebuah syarikat pinjaman yang ditaja oleh bank dunia itu sendiri.

    Saya memutuskan untuk memohon pinjaman dan menghubungi syarikat itu, pegawai pinjaman mereka yang benar-benar memberi saya harapan dan memberitahu saya jangan bimbang syarikat itu akan meminjamkan wang kepada saya, walaupun jumlah yang saya perlukan sangat besar, dan semua yang saya dapat berikan kepada mereka keperluan yang merupakan beberapa maklumat peribadi, yang saya lakukan.

    Saya melalui semua proses, mereka berjanji akan meminjamkan wang yang saya minta setelah mengesahkan saya layak untuk mendapat pinjaman, saya diminta untuk menunggu, yang paling mengejutkan adalah pinjaman yang dimasukkan ke dalam akaun saya dan saya mengesahkannya .. Kami syarikat kembali dari segi kewangan dan keluarga saya berjaya dengan baik ini menjadikan hidup saya lebih baik, saya bersyukur kepada Allah dan semua PINJAMAN PEMBERIAN GLOBAL
    GMAIL ..... allglobalgrantloan@gmail.com

    UNTUK MENGHUBUNGI SAYA
    NAMA Syarikat: SEMUA PINJAMAN GRANT GLOBAL
    EMAIL Syarikat: allglobalgrantloan@gmail.com.
    Whatsapp Syarikat: +1(304)997-4034
    Nama Saya: MURNI SANTI
    E-mel Saya: murnisanti55@gmail.com

    ReplyDelete

emo-but-icon

FOKUS METRO SULBAR

BERITA Populer Minggu Ini

item
close
Banner iklan disini