Belajar ke Sinjai, DPRD Majene Cari Formula Tingkatkan PAD dari Sektor Perikanan


MAJENE, - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene mulai melirik sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu sumber potensial untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan kerja bersama Pemerintah Kabupaten Majene ke Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, pada Senin, 4 Mei 2026.


Kunjungan itu turut dihadiri Wakil Bupati Majene, Andi Ritamariani Basharoe, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Majene bersama jajaran.


Ketua Komisi II DPRD Majene, Napirman, mengatakan Kabupaten Sinjai dipilih sebagai daerah tujuan studi tiru karena dinilai berhasil mengoptimalkan potensi sektor kelautan dan perikanan.


“Sinjai memiliki capaian yang cukup baik dalam memaksimalkan potensi kelautan dan perikanan. Hal ini patut menjadi contoh dalam upaya peningkatan PAD,” ujar Napirman.


Menurut dia, kunjungan tersebut difokuskan pada pendalaman sistem pengelolaan hasil perikanan dan mekanisme penarikan retribusi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI).


Napirman menyebut Pemerintah Kabupaten Sinjai mampu menghasilkan PAD sekitar Rp600 juta per tahun dari pengelolaan TPI melalui skema pungutan sekitar 3 persen.

“Model pengelolaan seperti ini menarik untuk dipelajari karena tetap berjalan sesuai koridor regulasi,” katanya.


Meski demikian, ia mengakui kondisi TPI di Kabupaten Majene belum memungkinkan untuk langsung menerapkan pola serupa. Infrastruktur dan sistem pengelolaan dinilai masih membutuhkan pembenahan.


“Di Majene, TPI kita belum layak. Masih banyak yang harus dibenahi sebelum berbicara optimalisasi retribusi,” ucapnya.


Secara potensi, lanjut Napirman, Majene memiliki peluang besar untuk mengembangkan sektor perikanan.


Kabupaten tersebut memiliki garis pantai sekitar 125 kilometer, lebih panjang dibandingkan Kabupaten Sinjai yang memiliki garis pantai sekitar 41 kilometer.

Related

MAJENE 8744414622856258929

Post a Comment

emo-but-icon

FOKUS METRO SULBAR

BERITA Populer Minggu Ini

item