Ketika Waktu Memilih Panggungnya
https://www.fokusmetrosulbar.com/2026/07/ketika-waktu-memilih-panggungnya.html
Tidak semua pertemuan datang tepat waktu.
Sebagian hanya datang di panggung yang tepat.
Oleh: A - 06
Beberapa hari lalu...
Saya membayangkan satu kemungkinan.
Argentina.
Prancis.
Final yang terasa belum selesai.
Ternyata...
Sepak bola memilih cerita lain.
Dan mungkin...
Memang seharusnya begitu.
Sepak bola tidak pernah berutang kepada imajinasi siapa pun.
───
Pada bulan Maret...
Argentina dan Spanyol seharusnya bertemu.
Pertandingan itu batal.
Keadaan dunia membuatnya tidak pernah dimainkan.
Saat itu...
Tak seorang pun tahu...
Bahwa pertemuan itu ternyata hanya sedang ditunda.
Bukan dibatalkan.
───
Kini mereka benar-benar bertemu.
Dan panggung yang dipilih sepak bola...
Adalah final Piala Dunia.
───
Final ini mempertemukan juara Amerika Selatan dan juara Eropa.
Orang akan sibuk membahas taktik.
Siapa yang lebih kuat.
Siapa yang lebih diunggulkan.
Padahal...
Rasanya ada sesuatu yang lebih besar sedang berjalan menuju lapangan.
───
Bertahun-tahun lalu...
Lionel Messi pernah memandikan seorang bayi.
Foto itu beredar begitu saja.
Tak ada yang menganggapnya istimewa.
Hari ini...
Foto yang sama terasa berbeda.
Karena bayi itu adalah Lamine Yamal.
Dan beberapa jam lagi...
Keduanya akan berdiri di sisi yang berbeda.
Sepak bola memang aneh.
Ia kadang membutuhkan belasan tahun...
Hanya untuk membuat satu foto menjadi berarti.
───
Beberapa waktu lalu...
Yamal mengatakan ingin menghadapi Messi di final.
Keinginannya terkabul.
Cepat.
Terlalu cepat, mungkin.
───
Messi datang tanpa banyak hal yang perlu dibuktikan lagi.
Yamal baru membuka halaman pertamanya.
Kalau Argentina menang...
Orang akan kembali berbicara tentang Messi.
Kalau Spanyol menang...
Kita sedang menyaksikan awal dari sesuatu.
───
Ternyata...
Yang berubah bukan hanya lawan Argentina.
Yang berubah adalah ceritanya.
Beberapa hari lalu...
Saya membayangkan satu akhir.
Kini...
Sepak bola memilih yang lain.
Dan entah kenapa...
Rasanya itu jauh lebih menarik.
───
Ketika peluit pertama berbunyi nanti...
Argentina dan Spanyol akan berjalan memasuki lapangan.
Setelah itu...
Penulis tidak lagi dibutuhkan.
