Pemkab Majene Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Kinerja Daerah Diklaim Meningkat
MAJENE, FMS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene secara resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Majene Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Majene. Penyerahan tersebut berlangsung dalam rapat paripurna yang digelar di ruang utama lantai dua gedung DPRD Majene.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Majene, M. Idwar, didampingi Wakil Ketua DPRD Abdul Wahab. Kegiatan ini dihadiri lebih dari separuh jumlah anggota DPRD dari total 25 orang, sehingga dinyatakan kuorum dan terbuka untuk umum.
Dalam sambutannya, M. Idwar menyampaikan bahwa agenda paripurna ini akan dilanjutkan dengan pemaparan dari Bupati Majene terkait LKPJ Tahun Anggaran 2025.
Selanjutnya, DPRD akan membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas laporan tersebut, yang diawali dengan rapat gabungan komisi.
Sementara itu, Bupati Majene Andi Achmad Syukri yang hadir bersama Wakil Bupati Andi Rita Mariani menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya agenda tersebut. Ia juga mengapresiasi DPRD Majene yang telah mengagendakan rapat paripurna penyampaian LKPJ.
Menurutnya, penyampaian LKPJ merupakan amanat peraturan perundang-undangan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019. Aturan tersebut mewajibkan kepala daerah menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada DPRD paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.
“LKPJ ini memuat capaian kinerja indikator makro daerah, indikator kinerja utama, pelaksanaan urusan pemerintahan selama 2025, realisasi APBD, serta tindak lanjut rekomendasi DPRD tahun sebelumnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Majene mengungkapkan bahwa secara umum pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan daerah sepanjang 2025 menunjukkan hasil yang cukup baik. Hal ini tercermin dari sejumlah indikator kinerja daerah.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Majene pada 2025 tercatat mencapai 74,15 poin, tertinggi di Sulawesi Barat. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 12,98 persen, menurun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 13,64 persen.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan menjadi 3,74 persen, atau turun 0,45 persen dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Majene pada 2025 tercatat sebesar 4,17 persen.
Pemkab Majene berharap capaian tersebut dapat terus ditingkatkan melalui sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.(Adv)
